Gantungkan cita-citamu setinggi langit.
Entah kenapa, aku selalu memikirkan kalimat pepatah yang kudapatkan di masa aku sekolah dulu. Kalimat itu terpatri begitu dalam di pikiranku. Bahwa cita-cita, semustahil apa pun cita-cita itu, bisa saja terjadi asalkan kita berusaha, giat, tekun, dan disertai doa. Selalu ada jalan untuk mencapai apa yang kita cita-citakan. Dan pada kenyataannya, selama kita hidup, cita-cita itu tidak hanya satu. Ada banyak cita-cita yang pastinya ingin kita wujudkan.
Dari kalimat ‘gantungkan cita-citamu’ tersebut, aku menemukan satu cara di mana cita-cita itu tidak perlu digantung di langit yang tentunya tidak terjangkau oleh kita. Cita-cita juga tidak bisa dipikirkan saja, melainkan harus diwujudkan sesegera mungkin. Namun cita-cita yang ingin diwujudkan tersebut, ternyata akan sulit terwujud kalau hanya dibiarkan tersimpan di dalam pikiran.

“Tuliskan apa yang kamu inginkan dalam sebuah buku!”

Kalimat ini aku temukan ketika ikut seminar-seminar sukses. Para motivator sering kali mengatakan kalimat itu. Bahwa apa yang kita cita-citakan (yang kita inginkan) akan lebih mudah terwujud jika kita menuliskannya di sebuah buku. Ada pula yang akhirnya menyebut buku penuh catatan impian itu sebagai “Dream Book!”

Kalau cuma dituliskan di dalam sebuah buku tapi tidak pernah dibuka bukunya dan dibaca kembali, maka impian itu akan kembali terkubur dalam lembaran-lembaran kertas yang lama-lama menguning, atau lebih parahnya lagi malah dimakan rayap.

Jadi, ke mana aku harus menggantungkan cita-citaku?
Gantungan Ide
Sumber: Doc. Pribadi
Aku menggantung cita-citaku seperti jemuran… hehehe…
Semua yang kuinginkan, semua yang kucita-citakan, termasuk hal-hal sepele seperti bulan depan akan membeli buku impian, bulan depan beliin hadiah keponakan, atau bulan depan beli hadiah buat suami, juga kugantungkan di jemuran tersebut, termasuk ide-ide novel atau buku yang ingin kuwujudkan, juga kugantungkan di jemuran itu. Cara ini menurutku merupakan salah satu kiat menuju sukses. Coba saja bayangkan, kalau setiap apa yang kita cita-citakan terwujud, bukankah lama-kelamaan kita akan benar-benar sukses?
Kenapa kugantung di sana?
Karena begitu aku bangun di pagi hari, aku akan membaca semua ‘cita-cita’-ku di jemuran itu. Ketika aku sedang jenuh dan berdiri dari kursi kerjaku, aku tinggal memutar tubuhku dan menatap jemuran itu. Saat membaca satu per satu apa yang tertulis di jemuran cita-cita itu, semangatku kembali terpacu. Begitu pula ketika akan tidur di malam hari, aku mau tidak mau menatap jemuran itu.
Apa kamu juga membuat jemuran ‘cita-cita’?
Di mana kamu menggantungkan cita-citamu?

1,047 total views, 2 views today

SHARE
Previous articleTime Schedule!
Next articleAyat Suci yang Menari

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here