Pada tulisan saya sebelumnya yang berjudul BPJS Kesehatan Terapkan Rujukan Online telah saya ceritakan mengenai tujuan diluncurkannya sistem ini, yaitu untuk memudahkan peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan praktis tanpa perlu antri lama lagi. Hari ini, saya akan berbagi mengenai hasil uji coba sistem rujukan online BPJS Kesehatan.

Sistem Rujukan Online BPJS Kesehatan
Rujukan Online. Sumber: BPJS Kesehatan

Sejak peluncurannya bulan Juni 2018 lalu, sistem rujukan online masih perlu banyak pengembangan dan perbaikan sehingga pihak BPJS Kesehatan akhirnya melakukan uji coba rujukan online dalam tiga tahap, yang terbagi menjadi:

  1. Tahap 1: 15 – 31 Agustus 2018 merupakan tahap sosialisasi sistem rujukan online. Jadi sistem ini disosialisasikan ke semua faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar faskes mulai menggunakan sistem ini, termasuk memperkenalkannya pula kepada para peserta JKN-KIS yang datang untuk mendapatkan pelayanan.
  2. Tahap 2: 01 – 15 September 2018 adalah tahap penguncian. Artinya, data yang masuk akan disimpan di dalam sistem. FKTP tetap perlu melakukan penginputan data agar data yang ada semakin lengkap, sedangkan FKRTL melakukan penyempurnaan dengan melakukan update data-data yang sudah masuk, termasuk data pasien, data fasilitas layanan kesehatan yang tersedia, data dokter, dan sebagainya.
  3. Tahap 3: 16 – 30 September 2018 menjadi tahap terakhir yang merupakan tahap pengaturan. Harapannya saat telah memasuki tahap ke-3 ini, semua faskes baik FKTP maupun FKRTL sudah menerapkan sistem Rujukan Online secara sempurna.

Hasil Uji Coba Tahap 1 Sistem Rujukan Online BPJS Kesehatan

Pada tanggal 3 September 2018 lalu, saya berkesempatan hadir dalam acara Ngopi Bareng JKN yang diselenggarakan di Paradigma Kafe, Jakarta. Dalam kesempatan itu, saya mendapatkan cukup banyak informasi mengenai hasil uji coba tahap 1 sistem rujukan online BPJS Kesehatan yang telah dilakukan pada minggu kedua bulan Agustus 2018 lalu.

Sebagai salah satu pemegang kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan dan pernah pula menikmati pengalaman layanan kesehatan dengan menggunakan layanan BPJS Kesehatan, info mengenai rujukan online ini sangat penting, terutama agar tak perlu lagi antri lama ketika hendak mendapatkan layanan kesehatan atau untuk mendapatkan rujukan ke rumah sakit lain sesuai dengan kebutuhan medis.

Sistem Rujukan Online BPJS Kesehatan
Rujukan Online BPJS Kesehatan. Sumber: BPJS Kesehatan

Pada acara ini, hadir Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Arif Syaefuddin, dan Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan, Budi Mohammad Arief, dan Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma’ruf.

Arief Syaefuddin menjelaskan bahwa banyak hal positif yang telah didapatkan baik bagi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan maupun bagi faskes dengan adanya penerapan sistem rujukan online ini. Pada uji coba tahap 1 yang telah selesai diselenggarakan telah terkumpul data rumah sakit rujukan lengkap dengan data dokter spesialis maupun subspesialis beserta jadwal praktik mereka. Selain itu, edukasi berkaitan dengan kedisiplinan melakukan input data pada aplikasi P-Care pun telah berhasil dilakukan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan update serta melengkapi data yang ada oleh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).

Beliau juga memberi informasi bahwa pada uji coba tahap 1 telah berhasil mendorong 19.937 FKTP untuk menggunakan P-Care dan memanfaatkannya secara real time. Selain itu, BPJS Kesehatan mulai melakukan pemantauan pada FKTP yang masih menggunakan rujukan manual karena belum tersedia jaringan internet dan mengupayakan penyediaan jaringan komunikasi dan data tersebut sehingga FKTP tersebut bisa segera menerapkan sistem rujukan online.

Beberapa Perbaikan yang Perlu Dilakukan Pada Uji Coba Tahap 2 Rujukan Online BPJS Kesehatan

Meskipun hasil uji coba tahap 1 Sistem Rujukan Online dinyatakan berhasil, namun perbaikan tetap perlu dilakukan agar sistem rujukan online menjadi semakin sempurna dalam penggunaannya. Perbaikan didasarkan pada data dan fakta yang didapat dari hasil uji coba tahap 1, antara lain adalah:

  • Menyempurnakan aplikasi P-Care sehingga tak ada lagi kasus error, crash data, atau bugs.
  • Penyempurnaan aplikasi Health Facilities Information System dengan penambahan fitur edit sehingga FKRTL bisa melakukan edit data kompetensi dan sarana yang sudah terdata agar semakin lengkap.
  • Menyempurnakan data mapping, termasuk nanti adanya informasi jarak tempuh yang harus dilalui peserta JKN-KIS saat hendak dirujuk ke FKRTL.
  • Menambah fitur untuk rujukan dengan kasus khusus, seperti kasus transplantasi hati, thallasemia, hemofilia, hemodialisa, kanker, tuberkulosis, penyakit jiwa, kusta, dan transplantasi ginjal.
Sistem Rujukan Online BPJS Kesehatan
Mapping FKTP-FKRTL Rujukan Online BPJS Kesehatan. Sumber: BPJS Kesehatan

Dari data yang terhimpun per tanggal 1 September 2018, peserta JKN-KIS terus mengalami peningkatan hingga angka 201.660.548 jiwa, sementara jumlah kemitraan BPJS Kesehatan dengan FKTP telah mencapai 22.467, 2.430 rumah sakit dan klinik, 1.546 apotek, serta 1.091 optik. Ngomong-ngomong tentang kerja sama BPJS Kesehatan dengan optik, sekarang pemegang kartu JKN-KIS yang butuh kacamata pun sudah terfasilitasi dengan baik lho. Baru-baru ini saya sempat tanya di optik dekat rumah yang ada tulisan: Menerima BPJS Kesehatan. Di optik tersebut, hanya dengan menunjukkan kartu BPJS Kesehatan sudah bisa punya kacamata bagi peserta yang matanya mengalami gangguan penglihatan.

Karena masih dalam tahap ke-2 uji coba sistem rujukan online, mari kita doakan saja ya. Semoga Hasil Uji Coba Sistem Rujukan Online BPJS Kesehatan tahap 2 ini berjalan lancar dengan hasil yang jauh lebih baik dari yang diharapkan sehingga peserta JKN – KIS BPJS Kesehatan semakin dimudahkan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan. Sementara bagi Faskes pun kerjanya jadi lebih mudah, praktis, cepat, dan tak ada lagi penumpukan pasien di faskes tertentu.

8,269 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here