Grup #ODOPfor99days
Sumber:
Lama tidak menulis di blog bikin bingung juga nih mau menulis tentang apa dan mulai dari mana. Apalagi dunia per-blog-an saat ini sudah luar biasa dan saya sepertinya tertinggal jauh. Jika dalam postingan ini ada yang kurang di sana-sini, mohon dimaafkan ya…
Semua dimulai pada hari Selasa, 2 Agustus 2016. Seorang teman, Mbak Shanty, menghubungi saya melalui WhatsApps dan meminta agar saya berbagi sedikit pengalaman di grup yang diampunya. Grup itu bernama #ODOPfor99Days. Saya sudah lama mendengar mengenai grup ini, bahkan sejak peluncuran pertamanya awal tahun 2016. Tapi…,

saya sama sekali tidak menyangka ternyata grup ini mampu bertahan hingga saat ini dan malah mulai melahirkan penulis-penulis tangguh dengan beragam kegiatan bermanfaat.

Nah, setelah bercakap-cakap, saya pun sepakat untuk “diundang” di grup WhatsApps #ODOPfor99days tadi pada hari Jumat, 5 Agustus 2016 jam 11.00. Meski sempat molor setengah jam, akhirnya pertemuan hari itu berjalan lancar. Ada 11 pertanyaan diajukan dan sempat membuat saya grogi untuk menjawabnya. Teman-teman di grup ini aktif sekali dan rasanya ilmunya sudah jauh di atas saya.. hehehe. Rasa-rasanya, saya ingin sekali bilang, “Harusnya kan saya yang belajar sama kalian.” (yang ingin membaca kulwap grup ini bisa meluncur ke blognya Mbak Monika).
Oke… namanya belajar dan berbagi, tidak hanya orang lain yang akan mendapatkan manfaat. Saya pun pasti mendapatkan hikmah dan pelajaran yang bisa saya ambil. Inilah yang selama ini saya yakini. Berbagi itu tidak pernah rugi karena ada banyak hal baik yang akan kita dapatkan juga. Di grup ini…
 
Saya belajar mengenai semangat untuk saling mendukung, maju bersama dengan belajar bersama, dan berbagi untuk menjadi semakin ahli.
Saya rasa, komunitas beraura positif seperti ini sangat dibutuhkan oleh para penulis, khususnya saya. yang memiliki mood naik turun bagai roller coaster. Kalau terus mengikuti mood yang turun, jelas saya tidak akan menghasilkan apa-apa. Dengan adanya komunitas ini (dan ikut bergabung di dalamnya) sudah pasti bisa mendorong saya (dan kalian) untuk ikut berpacu bersama mereka. Jadi, saya pun memberanikan diri untuk meminta agar saya diterima di komunitas ini dan voilaa… sambutan mereka baik sekali.
Grup ini sudah memasuki semester II. Pada semester I lalu, semua anggota komunitas ini telah menulis minimal 70 persen dari target 99 tulisan. Di semester II ini pun mereka masing-masing akan kembali menulis 99 tulisan selama 99 hari. Ini keren banget, menurut saya, karena menjaga konsistensi untuk menulis setiap hari itu sulitnya setengah mati.
Untuk teman-teman di grup ini, terima kasih karena telah menerima saya. Teruslah bersemangat dalam menulis dan bagikan semangat itu pada sebanyak mungkin orang.

“Good friends are like stars. You don’t always see them, but you know they’re always there.”

1,303 total views, 2 views today

SHARE
Previous articleEvaluasi Diri dan Target yang Ingin Dicapai
Next articleTidak Punya Komputer/Laptop Bukan Alasan Untuk Tidak Menulis

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here