Atasi polusi dan panas dengan pohon trembesi? Memangnya bisa? Mungkin saat membaca judul tulisan saya kali ini, banyak di antara Anda yang bertanya-tanya demikian. Kalau memang pertanyaan itu yang muncul, Anda sepertinya perlu mengenal lebih jauh mengenai pohon trembesi nih. Yah, sama seperti saya sih, waktu dengar pohon trembesi bisa mengurangi panas dan polusi, saya langsung berburu berbagai informasi mengenai pohon ini. Nah, dalam tulisan kali ini saya mau berbagi sedikit informasi tersebut. Lanjut baca ya.

Jakarta yang Panas, Penuh Polusi, dan Gersang

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta, hal pertama yang saya rasakan adalah Jakarta kota yang panas, penuh polusi dan gersang. Di mana-mana gedung, sementara ruang terbuka hijaunya sangat sedikit. Untungnya, saya mendapatkan tempat tinggal di Jakarta pinggiran, dan di depan rumah masih ada tanah lapang dengan rerumputan yang lebat dan beberapa pohon rindang. Dengan adanya pepohonan tersebut, udara di sekitar rumah yang saya tinggali jauh lebih sejuk dibandingkan tempat lain.

Kok bisa saya berani mengatakan udara di lingkungan rumah saya jauh lebih sejuk? Ya jelas. Tidak hanya di lingkungan rumah saya sih, tapi di sekitar wilayah Bintaro, Jakarta Selatan, di mana masih banyak ruang terbuka hijau dengan tanaman dan pepohonan, terasa sekali perbedaan suhu udara dan kepekatan polusinya dibandingkan kalau berada di tengah kota.

Tak percaya? Coba saja jalan naik motor, dari Bintaro, ke tengah kota, misalnya daerah Gatot Subroto atau Fatmawati, kemudian balik lagi ke Bintaro. Pasti Anda akan merasakan bedanya.

atasi polusi dengan pohon trembesi
Sadar Lingkungan dengan dukung program penghijauan

Dampak Polusi Bagi Kehidupan

Polusi di Jakarta termasuk telah melebihi ambang batas lho. Hal ini sesuai dengan data yang dimiliki oleh Greenpeace Indonesia yang menyebutkan kalau di semester pertama tahun 2016 saja, polusi di Jakarta sudah berada di level 4,5 kali dari ambang batas yang ditetapkan World Health Organization (WHO).

Padahal seperti yang kita ketahui bersama, kualitas udara yang buruk akibat polusi yang tak segera diatasi bisa menimbulkan banyak permasalahan, terutama masalah lingkungan hidup dan kesehataan. Ada banyak sekali penyakit kronis yang diakibatkan kualitas udara yang buruk, seperti infeksi saluran pernafasan, gangguan kesehatan mata, bahkan beberapa penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker paru-paru, juga salah satunya diakibatkan dari polusi udara.

Sementara untuk masalah lingkungan, polusi karena tingginya kadar CO2 di atmosfer bisa menghalangi lepasnya panas bumi. Akibatnya, ya panas tersebut kembali lagi ke bumi dan udara di bumi jadi semakin panas (efek rumah kaca). Jadi, apa yang harus dilakukan untuk atasi polusi dan udara yang panas ini?

Atasi Polusi dengan Pohon Trembesi

Pernah dengar yang namanya pohon trembesi? Saya sudah sebutkan loh ya namanya di awal tulisan ini, jadi pastilah pernah dengar ya. Pohon Trembesi ini punya banyak nama. Di Jawa Barat, pohon ini lebih dikenal dengan nama Ki Hujan, sementara di daerah yang berbahaya Melayu, pohon trembesi disebut juga pohon kayu ambon atau nama latinnya Samanea Saman (rain tree).

Atasi Polusi dengan pohon Trembesi
Atasi Polusi dengan pohon Trembesi. Sumber: djarumtreesforlife.org

Pohon trembesi yang bisa tumbuh hingga 25 meter dan berbentuk seperti payung dengan kanopi yang besar ini merupakan pohon pelindung atau peneduh dan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menyerap zat-zat polutan (kurang lebih 28,5ton/pohon/tahun untuk menyerap gas CO2 di udara).

Ada cukup banyak daerah yang sudah ditanami pohon trembesi memang memiliki kualitas udara yang jauh lebih baik. Apalagi untuk menanam pohon ini tak membutuhkan waktu lama karena pohon trembesi termasuk pohon yang cepat tumbuh dan sangat mudah ditanam.

Dalam waktu 10 tahun saja, pohon ini bisa memiliki ketinggian kurang lebih 15-25 meter dengan dahan-dahan yang dipenuhi dengan dedaunan lebat. Hebatnya, pohon ini bisa ditanam di lahan-lahan kritis, di daerah yang kering dan tingkat keasaman tinggi, bahkan bisa tumbuh dengan baik di lahan bekas tambang.

Kembali lagi ke cerita saya tentang daerah Bintaro yang lebih sejuk dibandingkan daerah tengah kota Jakarta. Sewaktu menemukan cukup banyak pohon trembesi yang tumbuh di area ini, saya jadi berpikir, wajar saja udara di daerah Bintaro lebih sejuk dan lebih dingin.

Atasi Polusi dengan Pohon Trembesi
Pohon Trembesi di Lahan Terbuka Hijau di Bintaro. Foto: dokpri

Kemampuan pohon trembesi untuk atasi polusi dan udara yang panas ternyata juga mendorong Djarum Foundation untuk melakukan pelestarian lingkungan demi kualitas hidup yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan melakukan penanaman jutaan pohon trembesi di sepanjang jalur Jawa, Madura, Lombok, dan Sumatera. Inilah bentuk bakti lingkungan Djarum Foundation sekaligus mengajak pula sebanyak mungkin orang untuk sadar lingkungan.

Melalui Djarum Trees for life yang merupakan program penghijauan yang dilakukan Bakti Djarum Foundation, ada program-program pendukung lainnya yang terus dilakukan untk menciptakan lingkungan yang lebih baik, seperti pusat pembibitan tanaman dan konserbasi alam, penanaman mangrove di wilayah sekitar pantai, dan tentu saja menanam lebih banyak pohon trembesi untuk atasi polusi dan udara yang panas.

Jika wilayah tempat tinggal Anda termasuk wilayah yang tinggi polusi dengan kualitas udara yang buruk, yuk mulailah ambil langkah segera untuk sadar akan pentingnya lingkungan yang sehat. Caranya mudah saja kok, seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak mengubur sampah plastik di dalam tanah yang bisa merusak kualitas tanah, menanam lebih banyak tanaman baik di pekarangan, di teras rumah, atau di halaman. Bisa pula mengajak lebih banyak orang untuk bersama-sama atasi polusi dengan pohon trembesi dengan menanamnya di sekitar area perumahan atau tempat tinggal kita.

8,991 total views, 3 views today

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here