Freelance Writer: Apa, Mengapa, Gaji, dan Cara Kerjanya

Home » Tips Menulis » Freelance Writer: Apa, Mengapa, Gaji, dan Cara Kerjanya

Meskipun sejak 2010 saya sudah menjadi penulis buku fiksi (novel) maupun buku nonfiksi, namun titik balik sesungguhnya di mana saya memutuskan full jadi freelance writer adalah tahun 2019.

Ya, ketika itu santer berita tentang adanya virus yang tak dikenali menyebar di berbagai negara, dan saya merasa menjadi blogger yang datang ke event saja tidak akan bisa jadi pegangan.

Jadilah di tahun 2019 itu, fokus perhatian saya mempelajari segala sesuatu tentang apa itu freelance writer, mengapa alasan bekerja sebagai penulis lepas bisa jadi opsi, berapa gaji yang bisa saya dapatkan, termasuk cara kerjanya.

Nah, kisah perjalanan saya menjadi penulis freelance bisa kamu baca di tulisan saya kali ini. Selamat membaca!

Apa Itu Freelance Writer?

Penulis lepas atau freelance writer adalah orang yang menawarkan jasa menulis konten maupun artikel kepada klien, platform, atau pemilik bisnis.

Jenis pekerjaannya biasanya berupa kontrak sebagai freelance, bukan sebagai pekerja tetap, sehingga dibutuhkan kemampuan untuk bekerja secara mandiri. Di saat yang sama, kadang juga perlu bekerja dalam tim.

Biasanya freelancer writer dibayar per tulisan sesuai fee atau rate card yang bisa saya tentukan sendiri, tergantung jenis tulisan, penguasaan saya terhadap materi tulisan, spesialisasi, dll.

Mengapa Saya Memilih Jadi Freelance Writer?

motivasi jadi freelance writer

Hmmm… sejujurnya pada awalnya saya juga tidak tahu, apakah profesi sebagai penulis lepas ini memang menjanjikan atau tidak.

Namun karena latar belakang saya adalah penulis buku baik fiksi maupun nonfiksi (sejak tahun 2010 – 2017), ya saya berpikirnya apa nih yang bisa saya kembangkan dengan skill menulis yang saya miliki.

Sejalan dengan waktu dan selama saya menekuni profesi freelance writer, ada beberapa manfaat yang saya dapatkan, antara lain:

  • Waktu kerja fleksibel, di mana saya sendiri yang menentukan jam dan jadwal kerja.
  • Membuka banyak peluang baru di berbagai bidang, berkenalan dengan beragam orang dari berbagai latar belakang.
  • Potensi penghasilan tidak terbatas, karena berapa penghasilan yang ingin saya dapatkan tergantung pada berapa banyak project menulis yang bisa saya kerjakan.
  • Memiliki kendali penuh atas pekerjaan, penghasilan, kebebasan waktu kerja, hingga menentukan jenis tulisan.
  • Kesempatan belajar banyak hal terbuka lebar. Tinggal bisa tidaknya saya memanfaatkan kesempatan tersebut.
  • Membuka peluang kerja bagi orang lain karena saat ini saya juga membangun tim penulis artikel untuk memenuhi kebutuhan klien.

Semua poin di atas hanyalah sebagian kecil dari banyaknya motivasi yang mendorong saya untuk terus menulis. Motivasi paling kuat selain mendapatkan penghasilan, profesi freelance writer adalah media saya untuk berbagi melalui tulisan.

Mungkin ada pertanyaan yang terlintas dalam kepala kamu, “Jadi, profesi freelance writer ini dibutuhkan tidak? Peluangnya bagaimana?” Berikut jawaban saya:

Apakah Profesi Freelance Writer Dibutuhkan Dunia Usaha?

Freelance writer adalah aset dan partner penting bagi pebisnis online dan pemilik website. Hal ini karena tidak semua dari mereka bisa menulis atau punya waktu luang untuk menulis dan membuat konten digital.

Padahal kalau ingin membangun bisnis secara online dan mengembangkannya agar mudah ditemukan di internet, tentu mereka membutuhkan berbagai artikel dan konten, kan?

Itulah sebabnya, pebisnis dan pemilik website sudah tentu membutuhkan penulis untuk bekerja sama memproduksi konten sesuai kebutuhan mereka.

Selain itu, penulis lepas, baik penulis artikel untuk website atau blog, juga penulis konten untuk media digital lainnya, bisa membantu pebisnis dan pemilik website untuk:

  • Membuat konten berkualitas dengan tujuan membangun brand awareness dan meningkatkan visibilitas di mesin pencari seperti Google.
  • Mengedukasi dan memberi informasi terkait produk, layanan, memperkuat identitas brand, hingga menciptakan konten marketing yang bisa jadi solusi bagi audiens.
  • Membangun kredibilitas brand dan menghubungkan brand dengan calon konsumen yang tepat melalui tulisan.
  • Membantu pebisnis menciptakan peluang terjadinya konversi dan penjualan.

Cara Kerja Freelance Writer

persiapan dan cara kerja freelance writer

Untuk menjadi penulis lepas atau penulis freelance ini, ada beberapa hal yang perlu kita siapkan dengan baik, termasuk cara kerjanya. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Tahu Cara Mempromosikan Diri

Menjadi penulis lepas sudah tentu “wajib”punya skill menulis. Tapi kalau mau menekuni profesi ini secara profesional, sudah tentu tak hanya skill menulis saja yang dibutuhkan.

Kita sebagai freelance writer juga perlu mampu bertindak sebagai marketer. Bukan hanya menulis, seorang freelancer merupakan marketer supaya bisa mempromosikan keterampilan yang dimiliki untuk menarik calon klien.

Beberapa hal yang saya lakukan untuk mempromosikan diri, antara lain:

  • Memanfaatkan platform online seperti situs web pribadi, media sosial, dan forum untuk mempromosikan jasa penulisan.
  • Membangun portofolio yang menarik beserta contoh tulisan yang bisa memberi gambaran jelas kepada calon klien mengenai keterampilan yang saya miliki.
  • Berjejaring dan membangun networking.
  • Menyelenggarakan kelas-kelas gratis maupun berbayar.
  • Membangun kredibilitas dan menjaga kepercayaan.

Selama kita tahu cara memasarkan diri, maka berbagai peluang akan terbuka lebar. Bahkan kalau hasil kerja kita bagus, klien juga tak segan merekomendasikan kita kepada kenalan mereka.

2. Punya Skill Negosiasi

Skill ini sangat penting untuk seorang penulis lepas. Selain untuk mendapatkan penghasilan yang diinginkan, negosiasi juga membuka kesempatan untuk meyakinkan klien bahwa pekerjaan yang dilakukan sebanding dengan nilai yang diberikan.

Bisa dikatakan skill negosiasi juga perlu didukung dengan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif.

Ini terutama akan kita butuhkan saat menegosiasikan persyaratan proyek, termasuk biaya, tenggat waktu, dan ruang lingkup pekerjaan.

3. Paham Lingkup Kerja Penulis Lepas

Sebagai seorang penulis freelance, kita juga perlu paham mengenai lingkup pekerjaan seorang penulis seharusnya.

Kalau perlu diskusikan sebanyak apa tugas dan tanggung jawab dalam lingkup pekerjaan kita sebagai penulis. Tujuannya agar kita bisa memastikan ekspektasi klien terpenuhi, dan kita juga bisa menyelesaikan project dengan baik.

Lingkup pekerjaan yang umumnya perlu didiskusikan, bisa tentang jenis dan jumlah konten yang harus dibuat dalam jangka waktu tertentu. Apakah artikel SEO atau hanya artikel biasa? Apakah bentuk artikel listicle yang diinginkan klien atau bentuk lainnya?

Cari tahu juga apakah project ini termasuk pembuatan content plan dan perancangan content strategy? Apakah tujuan penulisan artikel untuk memperkuat topical authority? Perlu melakukan riset keyword atau tidak, dan masih banyak lagi.

4. Bekerja Sesuai Brief / Scope of Work

Biasanya, klien akan memberikan brief. Brief adalah informasi dasar mengenai proyek yang akan kita kerjakan.

Isi brief meliputi tujuan, audiens, pesan, gaya, tenggat waktu, anggaran, dan persyaratan lainnya. Meskipun sudah ada brief, ya kita tak serta merta bisa langsung kerja.

Lebih baik, pastikan kalau kita memang sudah benar-benar memahami semua kebutuhan klien berkaitan dengan brief atau Scope of Work (SOW).

Selain itu, pastikan juga semua petunjuk dan arahan klien terkait kebutuhan konten yang mereka harapkan sudah clear dan bisa kita implementasikan dengan baik.

5. Bisa Bekerja Sama dengan Tim / Mandiri

Poin ini sebenarnya tergantung kebutuhan proyeknya seperti apa. Bisa jadi kita dituntut untuk mampu bekerja secara mandiri. Di lain waktu, kita wajib bekerja sama dalam tim yang meliputi editor, desainer grafis, dan marketer.

Bahkan kalau kita bekerja untuk bisnis atau website besar yang berkaitan dengan kesehatan, pangan, dan obat-obatan, ada tenaga ahli yang bertugas mengkurasi tulisan kita. Apakah layak dipublikasikan atau tidak?

Ini prosesnya bisa lebih panjang. Jangan kaget juga kalau harus melakukan revisi berulang ya.

6. Kuasai Project Management

Menjadi penulis freelance memungkinkan kita mengerjakan beberapa project dalam satu waktu. Bentuk project-nya pun bisa saja beragam dengan tingkat kesulitan dan waktu pengerjaan yang juga berbeda-beda.

Untuk bisa mengerjakan semuanya dengan baik, tak hanya kemampuan manajemen waktu saya yang dibutuhkan, tetapi ternyata kita juga perlu menguasai skill project management. Kapan-kapan saya akan ulas skill yang satu ini.

Iya, saya juga baru menguasai project management di tahun ini, setelah sempat kewalahan dengan semua project yang saya tangani dan pernah sampai burnout. Ini jangan sampai terjadi lagi.

Dengan kata lain, kemampuan untuk manajemen proyek pada akhirnya bisa membantu saya mengatasi krisis dan saat ini semua pekerjaan mulai kembali on track.

7. Skill Set Lengkap Seorang Freelance Writer

Hal yang paling penting untuk merintis karir sebagai freelancer writer adalah punya skill set yang lengkap. Ini wajib banget kalau ingin bisa bekerja secara profesional dan tak kalang kabut sendiri.

Secara umum, skill set yang wajib freelance writer miliki, antara lain:

  • Mampu menulis kreatif dan teknik yang mumpuni, menarik, banyak yang baca, informatif, dan gaya tulisan sesuai keinginan klien.
  • Punya skill riset kata kunci dan SEO untuk memastikan tulisan bisa perform di mesin pencari. Ingat, kita dibayar untuk hal ini, kan? Jadi tak akan ada gunanya kalau tulisan kita ternyata tak ada yang baca.
  • Selain riset kata kunci, juga perlu bisa riset topik, tren, termasuk mendapatkan data dan referensi yang bisa memperkuat isi tulisan.
  • Skill editing di mana kemampuan ini untuk membantu mengedit, melakukan revisi, bahkan rewrite jika perlu kalau artikelnya tidak perform di SERP.
  • Analisis data, reporting, manajemen waktu, project management, juga skill interpersonal dan intrapersonal lainnya.

Ada satu skill lagi nih yang wajib pake banget untuk kamu miliki, yaitu sabar dan tekun. Dua skill ini akan membuat kamu menghadapi tantangan dan bisa menyelesaikan proyek dengan hasil baik meski banyak banget revisi atau hambatan lainnya… hahaha.

Kamu sudah selesai membaca tentang apa itu freelance writer, alasan saya menjalani profesi ini, serta gaji dan cara kerja freelance writer. Bagaimana, kamu tertarik jadi freelance writer juga? Kalau iya, lengkapi pengetahuan kamu dengan membaca artikel berikutnya tentang Kualifikasi Freelance Writer, Tugas, dan Cara Mendapatkan Bayaran.

Sedang mengikuti pelatihan prakerja untuk meningkatkan skill

About the author

Hobi saya dalam hal kepenulisan menjadikan saya ingin selalu berkarya. Menciptakan ruang blog monicaanggen.com ini bukanlah sesuatu hal yang kebetulan gais. Sit, Enjoy, and Starting Read.. ^_^

35 pemikiran pada “Freelance Writer: Apa, Mengapa, Gaji, dan Cara Kerjanya”

  1. Saat ini saya juga sebagai freelance writer, Mbak. Jadi sejak 2009 saya sudah memutuskan jadi penulis lepas. Tapi alasan awalnya, karena Bapak saya tahun 2007 itu sakit yang mengharuskan saya keluar kerja. Hanya memang sebelumnya sejak 1992, saya sudah menulis cerita anak dan remaja. Lalu kemudian saya berani masuk ke dunia blogger.
    Freelance enaknya waktu lebih fleksibel, termasuk saya masih bisa merawat ibu saya yang sedang sakit. Namun harus terus semangat mencari peluang rezeki. Namun Alhamdulillah, selalu ada rezeki dari menulis.

    Balas
  2. Setiap profesi pasti ada plus minusnya ya Mba. Termasuk frelancer. Satu hal yang pasti, setiap profesi mesti dijalani dengan niat, kerja keras dan konsisten. Dan yang penting adalah harus tau apa saja yang perlu dipersiapkan. Keren banget artikelnya Mba Monica. Jadi inspirasi sekali untuk lebih serius lagi menekuni profesi sebagai freelancer…

    Balas
  3. Jadi freelance writer bukan hanya nulis ya Kak Monica. Tapi juga kudu bisa negosiasi dengan klien (apalagi yg baru kerja sama). Juga wajib belajar SEO, riset keyword, dll.

    Balas
  4. Banyak juga ya mbak skill yang dibutuhkan oleh para freelance writer selain… menulis itu sendiri! Hehehe

    Balas
  5. Salah satu alasan aku memilih freelance sampai saat ini ya seperti yang dikemukakan sama Mba Monic. Tapi memang pekerjaan sebagai freelancer itu tantangannya luar biasa banget ya, termasuk kalau bahas ratecard dan dapat klien. Bisa enak bisa aja engga karena bayaran tertunda, misalnya.

    Balas
  6. Bagian skill bernegosiasi ini penting memang jadi pertimbangan. Karena umumnya hanya memikirkan gimana teknik menulisnya aja, dan urusan komunikasi negonya kurang oke

    Balas
  7. kalau memang sejak awal sudah hobi dan punya skill menulis memang gak ada salahnya menjadi freelance writer ya. apalagi peluangnya sekarang cukup besar mengingat copy writer juga sangat dibutuhkan di jaman digital seperti sekarang. Tapi ternyata gak cukup haanya dengan modal suka atau skill menulis saja ya, ada skill lain yang perlu di miliki juga

    Balas
  8. Menjadi freelance writer ini cocok banget buat aku, soalnya bisa kerja dari mana aja bahkan pas staycation juga. Aku jadi punya lebih banyak waktu buat keluarga juga karena ngga perlu ngantor dengan jam kerja terikat hehee. Sepenuhnya punya kendali atas pekerjaan dan penghasilan sih, makanya fleksibel banget. Pokoknya jangan lupa untuk selalu upgrade skill sih, biar makin terasah menyelesaikan project.

    Balas
  9. Memang, sebagai freelancer, kemampuan marketing juga penting ya selain kemampuan menulis. Dengan memanfaatkan platform online dan membangun portofolio yang keren, pasti bisa menarik perhatian calon klien. Saya jadi lebih semangat untuk mulai mempromosikan diri sebagai freelance writer. Terima kasih atas sharingnya kak! 🌟📝

    Balas
  10. Sejak ramai AI lalu ada Chat CPT & Gemini, tadinya masyarakat ngira freelance writer bakalan terlibas. Ternyata soal kreativitas kalau manusia ya engga akan kalah sama robot. Aku percaya sih freelance writer tetap ada yg nyari sih. Kuncinya ya mampu menulis kreatif.

    Balas
  11. waw, kak Mon nulis buku juga? apa kak judulnya? keren bangeeett bisa bikin bukuu.
    anw, aku belakangan sebenernya agak was-was dengan profesi ini gegara AI. memang sangat membantu buat brainstorning tp kyk ada kekhawatiran tersendiri profesi ini bakalan tergantikan robot huhu

    Balas
  12. Kalo dari nulis novel trus ke freelance writer pasti nggak susah ya, MbaMon, intinya ada basic nulis, tinggal ngembangin skill nya aja. Jadi freelance writer semenyenangkan dan sesantai itu ya. Asal bener² paham dan siap aja tugas dan segala macamnya.

    Balas
  13. Freelance writer ini emg kerjaan impian, terutama org2 yg introvert dan jago nulis sih. Tp bukan berarti anak ekstrovert nggak boleh loh ya. Banyak jg anak intro maupun ekstro yg jago nulisnya.

    Yg perlu digali lagi sih skill negosiasinya ya. Kadang kita pandai berbicara, tapi susah banget negosiasi saat menuliskannya. Ini lah pentingnya kita harus trs mengasah skill, nggak cuman teknis penulisan, tapi jg promosinya hingga pemasarannya.

    Dan yg lebih penting lagi, sabar mencari job dan tekun belajar skill agar ilmu kita nggak terbatas di situ2 saja.

    Balas
  14. Di era digital ini, menjadi seorang freelance writer semakin diminati banyak orang. Bekerja secara mandiri, mengatur jam kerja sendiri, dan memiliki banyak pilihan project menarik menjadi daya tarik utama profesi ini. Boleh juga nih kucobain

    Balas
  15. Lumayan banyak ya yang harus dipersiapkan agar memiliki skill andal sebagai penulis lepas. Persaingan makin ketat di bidang ini, kalau tidak meningkatkan kemampuan, bakal kelibas oleh penulis2 lainnya.

    Saya lumayan ngos-ngosan nih kak belajar banyak hal terkait kepenulisan. Semoga masih diberi napas panjang dan ketekunan untuk meningkatkan kemampuan meskipun slow banget progress-nya.

    Balas
  16. Pengen banget aku jadi freelance writer ini, tapi boro² jadi writer, lah wong blog sendiri aja aku jarang posting artikel hahaha.. btw seenggaknya itu yg punya set skill writer biar bisa mengoptimalkan artikel di blog sendiri dulu kali yah

    Balas
  17. Suatu kelebihan mempunyai bakat latar belakang penulis, pasti selalu punya ide ide baru dalam menulis. Tapi pernah ngga mba, kena buntu ide?

    Balas
  18. wah terimakasih ulasannya Mbak Mon <3 Lengkap banget ini dari Kualifikasi, Tugas Freelance Writer, sampai Cara Mendapatkan Bayarannya. Mesti bookmark sih biar inget tips nya lagi 😀

    Balas
  19. Jadi makin pede untuk berkarir di dunia kepenulisan. Peluangnya ada dan besar juga ha Mbak Mon. Soalnya saya sering banget disuruh pindah haluan jadi content creator video. Katanya lebih banya dibutuhkan. Ah, kurang informasi aja berarti mereka.

    Balas
  20. Zaman serba digital seperti saat ini, freelancer writer jadi salah satu pekerjaan yang sangat diimpikan oleh beberapa orang, termasuk aku. Karena waktunya lebih fleksibel, tapi ya kendalanya masih belum bisa manajemen waktu dengan baik. Hehe

    Balas
  21. Menjadi freelance writer gak hanya menulis dan bekerja secara remote, tetapi juga kudu terus meningkatkan kemampuan dengan belajar ilmu-ilmu terkini agar “value”nya berbeda dengan yang lain. Ini keren banget, ka Moon. Ditambah lagi ilmunya dibagikan kepada sahabat blogger yang mau berkembang bersama.

    Barakallahu fiik~

    Balas
  22. Wah, menarik nih pekerjaannya jd freelancer writer. Kalau diriku mau jd freelancer writer masih harus belajar banyak nih.

    Balas
  23. Meskipun aku memiliki pekerjaan tetap, Freelance Writer adalah pekerjaan yang juga sedang aku kejar, sesuai dengan hobi menulisku. Makanya sekarang lagi semangat ikutan kelas-kelas buat ningkatin skill. Masih pemula sih, semoga suatu saat bisa kayak mbak mon punya skill yang mumpuni sebagai seorang freelance writer. hehe….

    Balas
  24. Aku tertarik mba Mon buat jadi freelance writer dan ternyata tahapannya ada banyak ya termasuk harus belajar Project management juga ya. Waaa mesti mulai praktekkin satu per satu tahapannya nih.

    Balas
  25. Menjadi freelance writer nggak hanya butuh skill menulis saja, tetapi perlu melakukan promosi agar mendapatkan banyak peluang dan kesempatan ya mbak

    Balas
  26. Kerja freelance writer itu kayaknya enteng ya kak. Ternyata lebih gila dan serius daripada kerja kantoran. Tinggal kitanya mau fight atau gak karena kita gak ada bos. Bosnya ya diri kita sendiri jadi harus bisa mengatur semuanya dengan baik

    Balas
  27. Banyak banget ketrampilan yang harus dipunya ya. Kepingin juga jadi freelance writer. Semoga bisa belajar terus sama mbak Monica.

    Apakah jadi freelance writer berbatas usia mbak?

    Balas
  28. “Tak ada gunanya kalau tulisan kita tak ada yang baca.” Duh, bagian ini sangat makjleb. Jangankan buku atau blog, status medsos nggak ada yang baca pun rasanya jadi beban pikiran. Apalagi kalau menurut kita tulisan itu bermanfaat bagi orang lain alias bukan cuma curhatan galau.

    Balas
  29. dulu tahunya freelance writer ya tugasnya cuma nulis aja. ternyata sekarang harus punya skill pendukung lainnya ya, biar makin bersaing

    Balas
  30. Profesi ini juga yang saya rintis, mba Mon. Karena sangat fleksibel dan mudah untuk saya. Selama ini masih sebagai project atau bisnis sampingan. Semoga ke depannya bisa jadi bisnis profesional.

    Balas
  31. saya juga tertarik menjadi freelance writer dan coba-coba sejak 2 tahun lalu tapi habis baca artikel ini ternyata masih banyak yang harus dipelajari dan perdalam lagi

    Balas
  32. Bisa kerja dari mana aja memang menyenangkan, maka ini peluang bagus buat yang mau menekuninya, dan tentunya didukung pula dengan skill sama mau update

    Balas
  33. Ternyata untuk jadi freelance writer nggak cuma harus pintar nulis ya. Ada banyak hal yang harus dikuasai. Tapi punya peluang untuk meraih penghasilan tidak terbatas.

    Balas
  34. Betul mba saya merasakan banget saat terjun jadi freelance writer harus sabar dan tekun. Kalo nggak sabaran bakal ngga bagus hasilnya dan jarang dapat peluang kerja

    Balas
  35. Saya saat ini juga menekuni karir sebagai freelance writer mbak
    Karir yang pas buat saya sejauh ini, karena bisa dikerjakan secara remote jadi lebih fleksibel

    Balas

Tinggalkan komentar