Kuliner

MiABi yang Satu Ini Rasanya Luar Biasa

Saya baru tinggal di Jakarta, tepatnya di daerah Bintaro, Jakarta Selatan, kurang lebih 4 tahun. Sebagai pecinta kuliner, saya suka berburu tempat-tempat makan enak di sekitaran Bintaro, bahkan ke daerah lain di wilayah Jabodetabek. Namun, sepertinya saya belum bisa disebut pecinta kuliner sejati karena ada satu tempat makan yang sempat terlewat dari perhatian saya. Ini benar-benar saya sesalkan. Padahal MiAbi ini sudah ada sejak dua tahun lalu.

Eits, MiABi di sini jangan disamakan dengan Miyabi yang lain, karena MiABi sebenarnya versi pendek dari Mi Ayam Bintaro. Saya sudah mendengar mengenai MiABi ini dari Windi ketika kami meet up untuk diskusi masalah kepenulisan. Ketika kami berencana ke sana untuk mencoba MiABi, kebetulan hari itu hari Senin dan kedainya memang tutup setiap hari Senin.

MiABi Mi Ayam Bintaro

Pada 22 Juli 2017 lalu, saya bersama Mas Robit dan beberapa teman lain memutuskan meet up sekalian belajar food photography. Pilihan tempat saat itu adalah MiABi. Wah, pucuk dicinta ulam pun tiba. Ini kebetulan yang tidak boleh disia-siakan. Jadilah hari itu saya ikut mengunjungi MiABi untuk pertama kalinya.

Kesan saya ketika mengunjungi kedai ini biasa saja karena tempatnya pun terlihat biasa, bukan seperti tempat nongkrong wah yang kebanyakan menjadi tempat tujuan anak muda untuk nongkrong sembari menghabiskan banyak waktu hanya untuk berdiskusi. Saat tiba di sana, kebetulan Pak Ismail, yang hari ini memang menyediakan waktu khusus untuk berkenalan dengan kami, menyapa dengan ramah. Dari Pak Ismail ini pula saya mengetahui kalau mi mentah yang dijual di kedai MiABi ini buatan sendiri, lebih sehat dan bersih, tidak berpengawet (diolah setiap hari berdasarkan kebutuhan hari itu agar tidak bersisa), dan halal.

"Kami menjaga kualitas mi yang dijual di kedai ini agar tetap segar, tidak berpengawet, dan yang paling utama tidak mengecewakan pelanggan kami. Selain itu, seluruh makanan di sini semuanya hasil olahan sendiri," kata Pak Ismail.

Perpaduan Mi dan Pempek Bikin Puas

Oke, baiklah. Saya mulai tertarik. Saya pun memesan mi yamin pangsit goreng satu porsi. Sementara teman-teman lain memilih menu favorit mereka masing-masing. Tidak lama kemudian, pesanan saya datang. Dari tampilan dan penyajian mi ini hampir sama dengan mi ayam kebanyakan. Tetapi begitu suapan pertama masuk ke mulut saya, sungguh, saya kehilangan kata-kata. Mi Yamin Pangsit Goreng dari kedai MiABi ini enak banget. Komposisi bumbunya pas. Mi-nya terasa gurih dan kenyal. Mi yang kenyal ini berbeda dengan mi yang kebanyakan dijual di kedai lain. Mungkin karena tanpa pengawet tadi rasanya jauh berbeda ya. Ukuran mi-nya yang kecil-kecil juga pas di mulut saya. Saya lalu mulai mengintip daftar menu lagi, dan mendapati ada banyak makanan lain yang patut dicoba di sini.

MiABi Yamin Pangsit Goreng

Karena penasaran dengan menu lain di kedai ini, saya kembali memesan Pempek Lenggang. Penampilannya di daftar menu dan di banner yang tertempel di dinding menggoda sekali. Ternyata tampilan gambar yang menggiurkan tidak bohong. Pempek Lenggang yang dipotong-potong kemudian digoreng dengan telur, lalu ditaburi rebon, sangat pas di lidah saya. Ini enak dan beda banget dengan pempek yang biasanya disajikan di tempat lain. Dalam hati, saya berniat kembali ke sini di lain waktu agar bisa mencicipi menu makanan lain.

Di MiABi Tersedia juga Pempek Lenggang
MiABi Mi Goreng Ayam
MiABi Mi Ayam Pangsit Bakso

Penikmat Kopi pun Wajib Mencoba Kopi di Sini

Oh ya, selain mi, di sini juga menjual berbagai menu minuman kopi. Ada cappucino, caffe latte, black coffee, dan lain sebagainya. Satu minuman yang menarik perhatian saya adalah Vietnam Drip. Jenis minuman ini sangat terkenal dan tidak semua kedai kopi terkenal di Jakarta menjualnya. Selain itu, harga di kedai lain kurang ramah di kantong. Sementara di MiaBi, harganya cuma 12 ribu. Saya pun jadi penasaran untuk mencobanya.

Espresso di MiABi
Vietnam Drip
Cappucinno

Segelas Vietnam drip hadir di hadapan saya. Untuk menikmati kopi ini, saya harus menunggu sebentar karena bubuk kopi yang sudah diseduh dengan air panas dimasukkan dulu ke dripper, dan kopi kemudian menetes sedikit demi sedikit ke gelas yang sudah berisi susu. Begitu tiba waktunya saya mencoba, cuma satu kata yang terlintas dalam kepala saya. WOW! Aroma kopi yang kuat tercium di indera penciuman saya ketika sedikit kopi susu itu tercecap di lidah. Pahitnya dark roast coffee berselimut susu sebagai penyeimbang rasa mempertajam indera-indera saya. Tahu, kan, bagi saya kopi adalah mood booster terbaik. Ini luar biasa. Vietnam drip yang sangat ramah di kantong ini rasanya tidak kalah dengan yang dijual di kedai lain dengan harga lebih tinggi.

"Biji kopi yang ada di MiABi berasal dari perkebunan kami sendiri yang berada di daerah Liwa, kabupaten Lampung Barat. Karena dari kebun sendiri itulah kami bisa menyajikan minuman kopi yang enak dengan harga ramah kantong," kata Pak Ismail sambil tertawa.

Selesai diskusi food photography, juga mengenai blogging, kami masih cukup lama duduk di sana, apalagi menjelang sore turun hujan cukup deras yang mengguyur Bintaro. Baru sekitar pukul delapan kami pulang dengan perut kenyang dan perasaan puas karena telah menikmati kopi yang enak.

Mi Ayam Bintaro (MiABi)
Jl. Maleo Raya Sektor 9
Depan Puri Bintaro
Bintaro Jaya, Tangerang Selatan

Menu di MiABi juga bisa dipesan via Go-food
Telp: 0812.8780. 4070 / 08.777.2121.777
Instagram: @mieayambintaro_miabi
Facebook: Miabi Mie Ayam Bintaro

2 thoughts on “MiABi yang Satu Ini Rasanya Luar Biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *