Trik Menjadi Influencer Profesional di Acara Kumpul Blogger BPK

Artikel tentang Kumpul Blogger BPK ini pertama kali saya tulis pada 18 Maret 2018. Mengingat saya masih dalam upaya menjadi influencer dan blogger profesional, maka hari ini, tanggal 6 Mei 2022, saya melakukan perbaikan tulisan di artikel ini. Selain itu, saya juga melakukan beberapa update. Selamat membaca.

Berburu Tips Mendapatkan Uang dari Blog

Sejak mengikuti cara kumpul blogger BPK pada 2018 lalu, dunia influencer, blogger, dan freelancer terus mengalami perkembangan. Kalau dulu, sebelum saya jadi blogger, menulis di blog itu hanya kegiatan iseng, pengisi waktu luang, atau jadi ajang pemanasan sebelum saya menulis naskah buku, seperti waktu saya menulis buku Problem Solving ala Sherlock Holmes. Iya, latar belakang saya sebenarnya memang penulis. Baru setelah saya masuk ke dunia influencer dan blogger, ada banyak hal baru yang membuka mata saya.

Saya jadi tahu, kalau profesi influencer dan menjadi blogger itu bisa mendapatkan uang dari blog, bisa mendapatkan kesempatan liburan ke Bali, memperluas networking, dan masih banyak lagi. Untuk bisa menikmati semua benefit itu, mau tidak mau saya harus banyak belajar dan mengikuti perkembangan dunia.

Kalau ditanya, mudah tidak sih? Ya, namanya belajar tetap ada proses yang harus saya lalui. Sekali waktu saya berhasil. Di lain waktu, saya bisa saja gagal berkali-kali dulu sampai akhirnya bisa menguasai hal baru. Kalau mau expert di suatu bidang, belajarnya juga tidak bisa asal belajar atau cukup satu kali belajar langsung bisa. Harus tekun dan mau belajar terus dah pokoknya.

Nah, di acara kumpul blogger BPK inilah saya mendapatkan kesempatan untuk mempelajari trik menjadi influencer dan freelancer profesional, serta mendapatkan uang dari blog.

Kumpul blogger BPK

Kumpul Blogger BPK Kawal Harta Negara

Pada tulisan saya sebelumnya, saya sempat menuliskan tentang lomba blog bertema BPK Kawal Harta Negara. Penyelenggaranya adalah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan berlangsung pada bulan Februari 2018 lalu.

Adanya lomba tersebut dalam rangka sosialisasi peran BPK dalam mengawal harta negara sekaligus perlunya masyarakat ikut berpartisipasi dalam mengawasi dan mengawal penggunaan harta negara. Artinya, jika hanya BPK saja yang melakukan pengawalan, pastilah berat, mengingat betapa luasnya wilayah Indonesia dan betapa kayanya negara kita ini.

Bayangkan saja jika seluruh kekayaan alam Indonesia bisa bermanfaat sebesar-besarnya untuk pembangunan, masyarakat tentu jauh lebih sejahtera. Sayangnya di masa lalu, pengelolaan harta negara masih kurang pengawasan. Akibatnya, tercipta peluang bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk memperkaya diri mereka sendiri.

Oleh karena itu, BPK mengambil langkah praktis untuk melibatkan masyarakat agar berpartisipasi mengawal harta negara. Caranya, menggandeng netizen, blogger, para milenial, influencer, dan semua orang yang aktif di dunia internet. Tujuannya sekali lagi, agar semua pihak bisa ikut mensosialisasikan betapa pentingnya pengawalan atas harta milik negara supaya terkelola dan bermanfaat untuk kesejahteraan bangsa dan negara.

Oh ya, dalam acara ini pula, ada beberapa agenda acara lho, mulai dari pengumuman pemenang lomba blog, belajar tips menang lomba blog, dan ada pula talkshow cara menjadi influencer, freelancer, dan blogger profesional

Pengumuman Pemenang Lomba Blog BPK Kawal Harta Negara

Lomba blog telah selesai dengan peserta yang ikut kurang lebih 300 orang. Maka BPK kembali menyelenggarakan acara kumpul Blogger BPK dengan tema “Blogger Kawal Harta Negara” tanggal 15 Maret 2018, bertempat di auditorium BPK, JL. Gatot Subroto No. 31, Jakarta Pusat. Selain sosialisasi peran BPK, akan ada pengumuman pemenang lomba blog #BPKKawalHartaNegara. Dan nama-nama pemenangnya, yaitu:

  • Alexander Arie Sanata Darma sebagai juara 1.
  • Yesi Hendriani Supartoyo mendapatkan juara 2.
  • Lalu Alfian Rifa’i sebagai juara 3

Ada juga 3 juara favorit nih, berurutan mulai dari juara favorit ada:

  • Mas Lalu Alfian Rifa’i.
  • Bayu Satria Utama.
  • Saiful Rijal Yunus

BPK Kawal Harta Negara

Tips Menang Lomba Blog

Bagaimana caranya bisa menang lomba blog sih? Syarat utama bisa menang lomba blog ya harus memenuhi semua kriteria penilaian dalam penentuan pemenang. Ini penting diketahui bagi para bloger yang senang ikut blog competition karena kriteria ini hampir berlaku di banyak lomba, antara lain:

  1. Konten harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan, beserta ada tidaknya studi kasus berupa data dan fakta di lapangan yang bisa digali dan didapatkan oleh blogger.
  2. Kreativitas dalam penulisan. Contoh: ada tidaknya gambar pendukung, penambahan infografis, membuat komik seperti yang dilakukan Lalu Alfian Rifa’i, dan sebagainya.
  3. Juri biasanya juga melihat effort yang telah peserta lomba lakukan dalam upaya melengkapi tulisannya hingga menjadi lebih baik dan berbeda. Untuk itu, kita bisa menambahkan ulasan mengenai kunjungan ke museum BPK, menambahkan data-data terbaru yang valid, melakukan wawancara dengan pakar atau instansi terkait, dan sebagainya

Talkshow Sarat Ilmu dari 3 Profesional di Dunia Influencer

Di acara ini, ada pula pemukulan gong yang dilakukan Ketua BPK sebagai penanda dimulainya sinergi berkelanjutan antara bloger dan BPK dalam Kawal Harta Negara. Acara sempat terhenti sebentar untuk ishoma, lalu baru dilanjutkan dengan talkshow yang udah ditunggu-tunggu karena akan hadir tiga pembicara keren yang sudah expert di dunia blogging dan influencer.

1. Dari Gagasan Menjadi Tulisan

Pembicara pertama adalah Farchan Noor Rachman. Tema talkshow-nya Dari Gagasan Menjadi Tulisan membahas mengenai tips mencari ide, menuangkan ide menjadi tulisan, bahkan membagikan tulisan agar dapat menjangkau lebih banyak pembaca. Farchan ini seorang travel blogger sehingga tulisan-tulisannya banyak mengenai kisah perjalanannya ke berbagai tempat.

Melalui tulisan, ia bisa memperkenalkan tempat baru, adat istiadat, tempat makan, dan betapa Indonesia kaya akan tempat-tempat indah. Tidak melulu mengenai wisata Indonesia, ia yang juga melakukan traveling ke luar negeri juga memperkenalkan berbagai hal baru kepada pembacanya berkaitan dengan negara atau tempat wisata yang dikunjunginya di negara tersebut.

2. Tips Membangun Personal Branding bagi Influencer dan Blogger

Pembicara kedua ada Mbak Aulia Halimatussadiah atau yang lebih dikenal dengan Mbak Ollie. Dia membagi pengalaman dan pengetahuannya berkaitan dengan personal branding. Bagi blogger dan influencer, personal branding ini sangat penting.

Prinsipnya, semakin kuat branding yang kita bangun, maka akan semakin mudah kita mendapatkan klien. Banyaknya klien yang bekerja sama dengan kita (dan puas dengan kerja kita) tentu saja akan membuat rekening tabungan kita semakin gendut.

Jadi blogger profesional

3. Tips Menjadi Influencer dan Blogger Profesional

Pembicara ketiga dan yang terakhir adalah pembicara yang paling saya tunggu. Mas Dimas Novriandi sudah terkenal namanya sebagai influencer profesional yang banyak bekerja sama dengan brand-brand besar. Bersyukur saya bisa hadir di acara ini dan mendapatkan ilmu penting ini.

Menurut Mas Dimas, untuk menjadi influencer profesional yang bakal sering digaet brand untuk bekerja sama, maka influencer tersebut harus memiliki:

1. Cari Tahu Tujuan Ngeblog

Mengenali diri terlebih dahulu untuk tahu, ngeblog untuk apa? Semakin kuat motivasi kita dalam menulis blog, akan semakin mengarahkan kita pada impian yang ingin dicapai. Orang yang ngeblog karena hobi akan berbeda impiannya dengan orang yang ngeblog sebagai pekerjaan utama atau sebagai entrepreneur.

2. Punya Niche Blog yang Spesifik

Kita perlu menentukan niche blog, apakah nichenya khusus (misalnya traveling saja) ataukah multi-niche. Kalau niche khusus tentunya jangkauan pembaca blognya akan terbatas pada orang-orang dengan minat yang sama, sedangkan multi-niche jangkauan pembacanya lebih luas. Kelemahan dari multi-niche, personal brandingnya akan makan waktu lebih lama dibandingkan kalau pakai niche khusus.

3. Pastikan Konten Blog Berkualitas

Sudah menentukan niche, sekarang saatnya membuat konten. Konten haruslah berkualitas dengan penentuan judul yang menarik dan gaya tulisan dengan sudut pandang berbeda. Hindari penulisan yang banyak typo dan coba masukkan gaya penulisan menggunakan storytelling.

Oh ya, Mas Dimas juga berbagi beberapa kata kunci untuk tulisan yang banyak menarik pembaca, antara lain: ulasan mengenai Top 10 sesuatu, tempat paling populer, berbagai tips, tips traveling, dan sebagainya.

4. Rutin Update Konten

Membuat blog yang banyak audiens kenal menjadi target selanjutnya yang perlu kita lakukan. Blog sebagus apa pun kontennya, kalau tidak ada yang baca ya percuma, kan? Nah, supaya blog bisa memiliki banyak pembaca, kita perlu melakukan update konten secara regular dan menulis sesuatu yang sedang tren dan jadi pembicaraan netizen.

5. Jadi Bagian dari Komunitas Blogger

Jadilah bagian dari komunitas blogger untuk bisa upgrade pengetahuan dan wawasan. Salah satu komunitas blogger misalnya BRT Network. Jangan lupa, asah kemampuan dengan mengikuti berbagai kompetisi.

6. Perkenalkan Blog kepada Pembaca

Jangan lupa, bagikan tulisan di sosial media. Ini penting banget karena saat ini hampir semua orang bermain di sosial media. Ajaklah teman-teman di lingkaran kita untuk membaca tulisan di blog. Selain itu, bisa pula dengan beriklan di Facebook agar bisa menjaring lebih banyak pembaca.

Ingin menjadi influencer profesional juga? Terapkan deh trik menjadi influencer profesional dan mendapatkan uang dari blog. Jangan lupa, ikut pula berperan aktif membantu BPK Kawal Harta Negara ya.

7 pemikiran pada “Trik Menjadi Influencer Profesional di Acara Kumpul Blogger BPK”

  1. Nanti ajari aku bagaimana jadi influencer ya, Kak :))))
    Aku senang banget kemarin datang ke acara ini. Meski enggak menang lombanya (ikut juga enggak sih), tapi dapat ilmu yang luar biasa pentingnya.

    Balas
    • Sama, Mas Aan. Niche blog-ku pun masih gado-gado nih. Tapi meski gado-gado masih bisalah ya masuk ke niche lifestyle. hehehe

      Balas
  2. Ping-balik: Asik Tanpa Toxic Bersama Natsbee Honey Lemon

Tinggalkan komentar