Dari Review Kdrama Romance is a Bonus Book kita bisa mengenal seluk beluk dunia penerbitan di Korea. Dunia penerbitan bukanlah hal yang asing karena kebetulan saya pun punya pengalaman di dunia ini. Saya kenal dengan beberapa editor yang bekerja di penerbitan dan saya pun pernah berkecimpung di dunia penerbitan.

Tentang Drama Korea

Menonton Kdrama Romance is a Bonus Book yang bercerita tentang seluk beluk dunia penerbitan rasanya seperti mengingat kembali apa yang pernah saya alami saat berada di sana. Oh ya, untuk orang awam atau calon penulis bisa banget lho lebih mengenal seluk beluk penerbitan dan paham bagaimana proses sebuah buku akan diterbitkan melalui drama Korea ini.

Entah sudah berapa judul drama korea yang sudah saya tonton. Saya suka beragam genre yang ditawarkan drama korea. Bagi saya, sebagai penikmat akting mumpuni dari para oppa dari negeri gingseng, drama korea, seterusnya akan saya singkat menjadi drakor, menjadi hiburan istimewa di sela kesibukan mengerjakan pekerjaan sehari-hari yang tiada habisnya.

Bagi saya, salah satu daya tarik dari drakor selain menampilkan para aktor dan aktris yang memang enak dipandang mata, akting yang keren, alur cerita yang tidak monoton dan membosankan, yaitu realita yang ditampilkan dalam drakor.

Bahkan, sebagai orang awam saya jadi sedikitnya tahu beragam profesi ataupun instansi yang digambarkan dalam sebuah drama. Jangan bandingkan dengan sinetron di negeri kita yang menampilkan para pekerja kantoran tapi nggak jelas itu kantor bergerak di bidang apa, pekerjanya ngurusin apa.

Di antara beragam genre drakor, favorit saya pastinya cerita romcom, family, misteri/detektif. Beragam genre drakor tersebut sering menceritakan beragam profesi atau bahkan instansi. Seperti cerita misteri/detektif yang menggambarkan profesi polisi, detektif, profiler, jaksa, hakim, pengacara.

Sering juga drama yang menggambarkan profesi seorang chef, atlet bisbol, atlet angkat besi, atlet renang, petinju. Medical drama pastinya menggambarkan profesi dokter dan seluk-beluk kegiatan di rumah sakit, UGD, ruang operasi.

Semuanya terasa nyata dan bisa jadi bahan pembelajaran bagi saya pribadi. Terakhir, salah satu drama favorit saya search:www yang menceritakan dua perusahaan pencari kata kunci (semacam google) di Korsel. Dari drama tersebut, saya jadi tahu betapa pentingnya sebuah kata kunci dan ternyata kata kunci bisa berkaitan dengan politik.

Romance is a Bonus Book
Review Kdrama Romance is a Bonus Book

Review KDrama Romance is Bonus Book: Mengenal Seluk Beluk Dunia Penerbitan di Drama Korea 

Romance is a Bonus Book adalah drama Lee Jong Suk yang telat saya tonton. Drama ini tayang awal tahun 2019. Padahal, sebelumnya drama ini sudah saya tunggu-tunggu. Ekspekstasi saya, dramanya Lee Jung Suk pasti seru. Tapi ternyata nggak bisa langsung kesampaian, baru sekaranglah kesampaian nonton drama ini.

Sinopsis

Drama ini dibuka oleh adegan pernikahan Kang Dan-i (Lee Na Young) dan dihadiri oleh Cha Eun Ho (Lee Jung Suk). Pada saat itu, Kang Dan-i merasa kurang percaya diri dengan pernikahannya dan berusaha lari.

Cha Eun Ho lah yang berhasil membawa Kang Dan-i kembali ke upacara pernikahan. Tahun berganti, ternyata pernikahan Kang Dan-i berantakan karena suaminya selingkuh dan mereka bercerai. Kang Dan-i kehilangan rumah dan jadi tunawisma, sementara anaknya dikirim sekolah ke luar negeri.

Kang Dan-i berusaha mencari kerja untuk membiayai sekolah putrinya. Sementara dia tidak punya rumah, diam-diam dia bekerja dan tinggal di rumah Cha Eun Ho yang bekerja sebagai Chief Editor di perusahaan penerbitan sekaligus seorang penulis novel populer.

Akhirnya, Kang Dan-i pun ketahuan diam-diam tinggal di rumah Cha Eun Ho. Kang Dan-i pun berhasil diterima kerja di perusahaan penerbitan tempat Cha Eun Ho bekerja sebagai staff wara-wiri (bukan OB tapi bisa disuruh-suruh beli kopi, nyiapin fotokopian, dan pekerjaan remeh lainnya).

Review Kdrama Romance is a Bonus Book
Romance is a Bonus Book

Demi bisa bekerja di perusahaan penerbitan, Kang Dan-i rela “down grade” pengalaman kerja dan pendidikan. Dia mengaku lulusan SMU dan belum pernah bekerja. Padahal dia lulusan universitas bergengsi dan punya pengalaman kerja sebagai copy writer di perusahaan advertising. Tapi siapa coba yang mau mempekerjakan seorang yang pernah hiatus dari dunia kerja selama bertahun-tahun
dan memulai lagi.

Di perusahaan penerbitan ini, Kang Dan-i memulai semuanya dari awal. Bekerja sangat rajin jadi juru wara-wiri, belajar bikin konsep buku, bikin konsep marketing, mengalami ditolak idenya, bahkan idenya dicaplok atasan.

Akhirnya, eksistensi dan kompetensinya diakui, bahkan Kang Dan-i dapat bonus yaitu cinta dari Cha Eun Ho. Sebenarnya Kang Dan-i itu cinta pertamanya Cha Eun-Ho sejak masih pelajar. Cuma Kang Kang-i selalu menganggap Cha Eun Ho sebagai adik.

Di saat lagi hepi-hepinya (punya pacar berondong ganteng idola cewek-cewek sejagat raya dan pekerjaan yang disukai) eh rahasianya ketahuan dan perusahaan terpaksa memecat Kang Dan-i karena sudah melanggar peraturan perusahaan. Ending ceritanya bisa tonton sendiri yaaa…

Pemain

Lee Jung Suk

Daya tarik dari drama ini pastilah Lee Jung Suk. Hayooo siapa fans oppa Suki? Saya bukan fans berat Lee Jung Suk tapi saya akui, Lee Jung Suk punya daya tarik tersendiri. Biasanya dia pintar memilih drama, dan drama-drama yang dia bintangi selalu punya kesan tersendiri dan tidak mudah dilupakan.

Romance is a bonus book
Lee Jung Suk

Peran Lee Jung Suk sebagai penulis dan Chief Editor keren banget. Gayanya yang kasual mencerminkan profesinya yang membutuhkan kerja keras otak. Tugasnya menyeleksi naskah masuk, melobi penulis, membuat konsep buku bersama dengan penulis, memastikan buku yang diterbitkan bisa disukai pembaca.

Salah satu hal yang paling berkesan bagi saya saat para pemegang keputusan (Chief Editor dan para direktur) rapat mengenai sebuah naskah. Jika sulit mendapat keputusan sampai diadakan voting. Oh iya, ceritanya Cha Eun Ho selain sebagai penulis dan Chief Editor, dia juga termasuk salah satu pendiri perusahaan penerbitan.

Lee Na Young

Pertama kali melihat Lee Na Young dalam sebuah drama saya berkata dalam hati, siapa sih Uni satu ini, cantik banget. Ternyata dia adalah istri aktor Won Bin. Romance is a Bonus Book merupakan drama comeback Lee Na Young setelah 9 tahun fokus dengan urusan keluarga. Wah, mirip dengan cerita di dramanya ya.

Review Kdrama Romance is a Bonus Book
Lee Na Young

Pemain Lain

Selain dua aktor bernama Lee sebagai pemeran utama, para aktor dan aktris lain di drama ini juga keren. Ada Yeong Yu Jin yang berperan sebagai Song Hae Rin, editor cantik dan berbakat yang sudah lama naksir Cha Eun Ho.

Ada juga direktur sekaligus owner gokil Kim Jae Min yang diperankan oleh Kim Tae Woo. Para direktur lain yang unik seperti Kim Sun Young (kalau penyuka drakor pasti sering lihat ahjuma fenomenal ini di berbagai drama dengan beragam karakter beda, salah satunya di drama Reply 1988).

Alur cerita

Awalnya drama ini seperti alur mundur karena di awali oleh pernikahan Kang Dan-i. Tapi selanjutnya alur maju dengan diselingi flashback yang menggambarkan perasaan Cha Eun Ho pada Kang Dan-i. Cha Eun Ho tiap mabuk pasti datang ke rumah Kang Dan-i tanpa Kang Dan-i ketahui.

Hal Unik di Dunia Penerbitan Buku yang Digambarkan dalam Drama:

  • Proses pembuatan konsep buku yang tidak sebentar. Perlu proses penelaahan naskah dari editor, masuk ruang redaksi untuk diputuskan terbit atau tidak, proses editing dari editor penanggung jawab.
  • Proses kerja sama dengan penulis tidak selalu mudah. Ada penulis yang sudah oke bukunya mau diterbitkan eh malah membatalkan sepihak dan sembunyi. Ternyata banyak penulis dengan kepribadian unik dan bahkan perlu dorongan dan motivasi kuat dari editor agar naskahnya selesai dan siap diterbitkan.
  • Hubungan editor-penulis itu mesti baik dan lengket. Editor tidak boleh mengabaikan penulis bahkan bisa selalu memotivasi dan mengarahkan penulis.
  • Proses marketing/pemasaran setelah buku diterbitkan perlu kerja keras dari penerbit untuk mempromosikan buku tersebut.
  • Kerja sama dengan desainer sampul buku juga menarik karena digambarkan sebuah buku dengan konsep desain sampul yang unik bisa jadi daya tarik bagi pembaca untuk membeli buku yang berjajar di toko buku.
  • Buku-buku yang tidak habis terjual terpaksa dihancurkan. Pas scene ini ikut sedih juga saat ternyata sebuah buku yang dikerjakan dengan sepenuh jiwa raga oleh penulis dan editor, dipasarkan dengan promosi luar biasa akan berakhir di pabrik penghancuran kertas jika tidak laku terjual. Jika buku yang tidak laku terjual dan dijual obral pun malah merugikan perusahaan, jadi terpaksa dihancurkan.
  • Naskah puisi kurang disukai untuk diterbitkan. Dalam salah satu scene terjadi perdebatan seru antara menerbitkan buku puisi atau tidak karena buku puisi biasanya kurang laku di pasaran.

Kesimpulan Review Kdrama Romance is a Bonus Book

Nah, menurut saya, banyak hal menarik dalam Review Kdrama Romance is a Bonus Book. Bukan sekedar mantengin keunyuan Lee Jung Suk yang supercute tapi juga bisa memelajari proses pembuatan dan penerbitan buku. Ternyata proses penerbitan buku itu tidak mudah dan butuh proses panjang. Jadi pebih menghargai buku, penulis, dan penerbit buku. Say No juga untuk buku bajakan pastinya yaaaa…

2,331 total views, 9 views today

SHARE
Previous articleCek Cara Top-up e-money di Blibli
Next articleTempat Wisata di Bandung

79 COMMENTS

  1. Lee Na ini ternyata istrinya Won Bin ya ampun dari jaman filmnya Endless Love aku udah suka banget sama suaminya yang cakep. Ini kayaknya mirip cerita kehidupannya Mbak Monica sebagai penulis buku ya hehe. Aku baru tahu kalau buku tidak laku ditarik dan dihancurkan lagi ya mbak. Salut sama semua penulis buku euy.

  2. Whuaaa…aku juga udah nonton drama ini, suka banget sama Suki Oppa yang supercute dan Lee Na Young yang cantik banget, nunggu drama Suki Oppa yang terbaru nih, mudah-mudahan tahun 2020 ini ada drama barunya

  3. Lucu juga ya ada penulis yg membatalkan sepihak lalu sembunyi.

    Kl nonton yg ada real lifenya kyk gini seru ya mbak. Tambah ilmu beneran bukan sekadar larut dlm dramanya

  4. Drakor selalu serius menggarap latar, nggak asal tempel. jadinya yang nonton juga bisa nambah wawasan

  5. Banyak banget ya latar belakang di drakor2 Korea ini. Penerbitan begini kan banyak yang bisa diangkat buat sinetron Indonesia. Sehari-hari ada aja kan kisahnya karena sering baca dari share teman2 penulis. Blogger aja bisa banget loh buat tema film atau sinetron Indonesia. Sayang drama Indonesia cuma seputar pelakor & azab.

  6. Hahaha team lee jung suk nih. Aku juga kdrama yang spesifik ke industri tertentu yang jarang dibahas orang. Menarik aja. Coba nonton search:www deh mba. Bagus!

  7. Senang bila latar belakang cerita tidak hanya sekedar saja namun bisa membuat kita belajar mengenai sesuatu ya mba
    Trims reviewnya mba, jadi ingin nonton juga. Hehe

  8. waa auto masuk wish list buat di tonton nanti ah kalo ada lee jung suk nya hihihi, kayanya aku belum nonton drama korea ini nih, jadi pengen nonton juga

  9. Jadi tahu dunia penerbitan di Korea ya. Dan betul, kita jadi paham bagaimana buku dibuat, sampai proses pemasaran.
    Saya setuju jangan beli buku bajakan. Andai saya jadi pengarang buku tersebut, pasti sedih BANGET…

    • Dilema ini kak okti.. sepakat utk tidak membeli buku bajakan… tetapi melihat harga buku yang terbilang mahal ya. . Dan belum ada sangsi yang tegas mengenai buku bajakan agak susah juga… jadi ingat kasus dvd bajakan. . . Lambat laun tergeser juga dengan hadirnya tayangan on line… semoga buku juga mengalami pergeseran seperti itu menemukan subtitusi penganti biaya cetak yang mahal… seperti e book dan sejenisnya

  10. Jadi tahu dunia penerbitan di Korea ya. Dan betul, kita jadi paham bagaimana buku dibuat, sampai proses pemasaran.
    Saya setuju jangan beli buku bajakan. Andai saya jadi pengarang buku tersebut, pasti sedih BANGET…

  11. Ceritanya asyik juga ya untuk disimak. Banyak pelajaran penting yang bisa diambil. Terlepas dari tokoh2nya yang saya ga tahu, wkwkwk. Tahunya cuma yoo seung ho dan DO XO doang, hihi

  12. Setujuuu… untuk menghargai penulis dan penerbit jangan beli bajakan, sakit euy padahal prosesnya berdarah2, hhee

  13. Aih ceritanya menarik nih jarang ada yang sampai mau down grade gitu ya…hehe..terus kisah dicaplok ide oleh atasan juga ga di sana ga di sini ternyata. Kalau tanpa iman emang main caplok jadi barang halal. Jadi penasaran dengan kelanjutannya nih…

  14. Jadi penasaran pengen ikutan nonton soalnya kalau tema lainnya sudah banyak yang ditonton. Tema penerbitan sepertinya memang lebih dekat dengan jiwa penulis saya. Bisa jadi ada feel yang dalam.

  15. Lee Jong Suk fav ku, mau nyebut oppa kok malu hahahaa karena di alebih muda dari aku, Lee Jong Suk tu skrg kurang oke ya milih naskahnya, padahal dulu drama yang dia mainkan selalu hits 🙂

  16. Udah lama gak ngedrakor haha, beberapa tahun terakhir tontonannya drama Jepang hehe.
    Eh baru ngeh Mas Won Bin ternyata udah beristri to? hehe Kadang aku pikir mereka2 ini blm pd nikah lho 😀
    Wah ternyata tema dramanya kyk kerjaanmu ya mbak hubungan antara editor dan penulis gtu 😀

  17. Bagus nih ada muatan tambahan wawasan untuk mengetahui seluk beluk dunia penerbitan ya.
    Duuh kalau editornya cakep banget kayak Oppa Suki, bakalan klepek-klepek deh penulisnya saat ketemuan hehehe… imajinasi apaaa ini 😀

  18. Aku juga jadi seneng sama drama yang ada kaitannya dengan profesi, kak Monic.
    Karena lebih real dan memperlihatkan beginilah dunia. pengen tahu juga yaa…gimana kehidupan orang Korea dengan profesi yang mereka geluti masing-masing.
    **aku ga beres tapi nonton drama Romance is a Bonus Book. Nanti kapan mau aku beresin, hahaha..
    Terniat kalo ngomongin drama Korea.

  19. wadaww, lumayan nih bisa ditonton . mumpung belum ada list tontonan untuk drakor. thx reviewnya ya mba

  20. wah aku baru tau woo bin udah nikah, salfok, haha. Wah buku yang gak laku dihancurkan, aku baru tau loh mbak mon, sedih bangetlah. mau disumbangin jg bingung ya ke siapa huhu

  21. Saya suka dengan drama Korea yang mengangkat tema sebuah profesi, seperti profesi editor seperti itu. Jadi tahu yang dilakukan oleh orang yang memiliki profesi tersebut

  22. Duh, sedih lah kak kalau menyadari fakta kemampuan sinetron Indonesia dalam menyajikan cerita. Bikin logika ambyar. Sementar drama korea itu selalu berusaha nyajiin fakta yang bikin kita jadi bertambah wawasannya.

  23. Wah wah sepertinya kudu bin wajib nonton nih😃 sebenarnya saya tidak penyuka Drakor, membaca ulasan kak Monica kok kayak kudu tonton ya ketimbang nonton sinetron indosiar dan ftv di sctv😂 yang bener katanya tdi, bahwa keseringan kantor yg dijadikan tempat syuting gk jelas ngapain hihihi

  24. Mantap nih drama, sampai mau merendah pendidikan serta pengalamannya agar dapat kerja di bidang penerbitan. eh ketahuan juga ya akhirnya penyamarannya. duh sepandai pandai tupai melompat akhirnya capek juga hahaha salah ya akhirnya jatuh juga.

  25. Menarik dan patut di tonton ini drakor karena akan mengajarkan kita kadang untuk tahu lebih harus downgrade semua. Tapi pada akhirnya toh hasil g akan berbohong

  26. Wah nonton film ini tidak hanya dapat hiburan tetapi juga nambah ilmu pengetahuan ya. Sangat recommed nih untuk menemani waktu luang kita. Dari review ini, saya jadi penasaran ingin ikut nonton juga..

  27. Aku roaming banget deh baca review tentang drakor karena ga familier dengan nama-nama pemerannya hehe. Kalau aktor-aktrisnya enak dipandang mata, kok aku belum klik ya hihi. Tapi kalau skenario dan penggaran, juga ragam tema yang diangkat, industri film juara banget, Kakmon. Satu-satunya yang paling kuingat ya serial The Man From Nowhere, itu gara-gara beli laptop teman yang penggemar drakor dan file film tersimpan di dalam harddisk. Alur dan dramanya emang kena banget, kapan ya film kita bisa kayak mereka? Merekah banget industrinya.

    Nah ini kudu nonton aku Mbamon, secara aku ma istri dulu ketemu ya di kantor penerbitan hehe. Bisa semacam dejavu sekalian melodi memori nih nonton film bertema penerbitan buku. Kudu cari di mana sih kalau mau nonton drakor ginian? Maklum, ga apdet haha. Memang miris banget kok kalau buku ga laku, kalau di luar negeri dihancurkan ya.

    Apalagi buku puisi, bisa kejual 1.000 kopi aja dah untung. Bahkan untuk penyair kaliber nasional. Konsumennya memang niche banget, itu pun penggemar puisi kadang ga punya duit buat beli wkwkwkw. Aku pernah nerbitin buku puisi tahun 2006 kali ya, kejual 1000-an eks di sebuah penerbit kecil. Itu kayaknya sebab harga buku murah yg berimbas pada minimnya royalti. Ya lumayan untuk buku debut. Tapi memang suka nulis sih, ya gimana lagi. Nulis komen aja dah panjang gini hehe, maapkeun. 🙂

  28. aku baru tahu kak Monic suka kdrama hehehe. jadi inikah drama korea yang dihebohkan di facebook bareng mas Punto?
    aku bukan penggemar drama Korea dan jarang menonton sih kak, ngga punya pengalaman atau gambaran tapi temenku bilang selainuntu , ide ceritanya segar dan banyak hal baru yang diangkat
    Oh ya , mungkin kak monic butuh ide untuk menulis novel baru yah

  29. Udah lama banget aku ngga nontonin Lee Jung Suk. Terakhir nonton pas dia main di Pinocchio. Jadi kangeenn. Eh 😅
    Masa pandemi gini drakor memang jadi rujukan mengusir kebosanan.

  30. Sepertinya saya sudah kena racun baca review drama Korea ini. Dari judulnya unik, romance is a bonus book. Apalagi kisahnya langka tentang penerbitan buku .

  31. wah sepertinya drakor ini layak ditonton haha. apalagi tentang penerbitan, cocok nih untuk para penulis buku. jadi benar-benar paham alurnya hingga buku terbit. makasih reviewnya mba mon. suka bacanya.

  32. Aku udah nonton juga nih mbak drakor ini, sukaaa. Ternyata mbak Monic suka nonton drakor juga ya 🙂
    Perjuangan Kang Dan di dunia penerbitan rela ya harus dari bawah dulu dan gak pakai ijazah kuliahnya. Aku suka mungkin karena berbau-bau buku ya ceritanya

  33. Mba Monica… saya suka Oppa Lee Jung Suk ini sejak dia beradu akting sm Park Shin Ye di Pinocchio dan di While Were You Sleeping. Suka tp gak terlalu ngefans siyy. Soalnya… belom bs move on dari Park Seo Joon, kyaaaa

  34. Belum pernah nonton drama korea ini, pemainnya pun belum kenalan, haha. Tapi jadi penasaran nih ingin nonton juga mbak Mon, jalan ceritanya sih seru yah

  35. Buka blog ini langsung teriak jung suk oppaaaaaaa, sarange, kiss kiss kiss… Udah nonton drakor ini tahun kemaren apa kapan ya, udah lama soalnya aku nonton srama on going dan streaming kak huhuhuhu sarange jungsuk oppaaaaa

  36. Saya bukan pecinta drakor..eh sebetulnya pasti.suka sih krn ceritanya bagus2 aku cuman takut ketagihan jd ga memulainya hehe..

  37. Proses pembuatan dan penerbitan buku itu butuh proses yang panjang dengan usaha yang luar biasa ya mbak, film ini menunjukkan bagaimana usaha seorang penulis ya. Semangat terus mbak Monica.

  38. Saya memang jarang sekali nonton drama Korea karena takut ketagihan sebab sejak punya anak, saya jarang sekali nonton TV. Tapi saya selalu mendengar para pecinta drama Korea selalu puas dengan tema, aktor dan jalan cerita drama Korea yang terkesan natural, tidak seperti sinetron di tanah air yang terlalu dibuat- buat. Hal- hal yang kadang terlupakan bagi kita justru dijadikan tema cerita dalam drama Korea ini, seperti mengolah cerita dari tema penerbitan buku. Walaupun begitu, sang sutradara menjadikan drama tersebut punya genre tersendiri sehingga menghadirkan nuansa baru.

  39. Mba Monica akutu baru mau memulai ngedrakor haha, paling enak nonton di mana sih nyarinya kalau drakor gini? Aku ngandelin netflix atau iflix aja trus pas coba nonton banyaknya cinta-cintaan mulu, iya gpp sih cinta -cintaan tapi pengen yang ada cerita lainnya juga gitu. Kaya yang mba Monica review ini

  40. Saya enggak begitu suka dengan film atau buku yang berbau Korea. Tapi bukan berarti enggak penasaran. Heheheh apalagi setelah baca postingan ini, kok tiba2 pingin tau cerita2 romantis Drakor.

  41. SAya juga suka drakor (dan drama Cina) karena penggarapannya serius. Mulai dari aktor dan aktris, acting mereka, bahkan sampai cerita. KADAng tentang sebuah tema, seperti penerbitan gini misalnya. Harus ditonton agar tahu seluk beluk penerbitan.

  42. maka dari itu saya lebih suka membaca buku konvensional, untuk menghargai pengarang karena menerbitkan buku tidaklah mudah dan penuh perjuangan.

  43. Drakor memang punya daya tarik tersendiri dalam alur ceritanya. Mereka membuat alur cerita benar-benar totalitas. Pasti memerlukan riset mendalam

  44. Aku sebenarnya penonton hampir semua drama, kecuali ‘sinetron’ Indonesia. Tapi baru setahun terakhir ini mencoba menonton drakor. Bukan karena ga suka, tapi karena saking detail dan nyatanya penggambaran dunia kerja dalam drakor, saya kalau nonton, serasa ‘masih berasa kerja’ di bawah tekanan orang2 Korea. Itu bikin ga nyaman.
    Sekarang udah mulai lupa.
    Mulai nonton beberapa drakor produksi tahun yg udah lama. Malah ‘penyakit’ penasaran sy malah kambuh, sama seperti menyelesaikan membaca buku, nonton drakor jg jadi maraton hingga begadang, hiks.
    Setelah membaca review ini, saya bakal nonton Romance is a bonus book inih, menuntaskan rasa penasaran 🙂 .

  45. Drakor memang jadi favorit, selain artisnya keren dan menawan, ceritanya juga bikin penonton terhipnotis. Karena bikin penasaran dan bukan kisah biasa.Jadi penasaran sama dramanya nih.

  46. Jadi pengen sekali-kali nonton drakor. Maklum jarang2 nonton TV. baca ulasannya mbak monica jadi tertarik. he he

  47. Lee Jung Suk ini masuk dalam deretan aktor termahal di Korea. Dia emang pilih-pilih banget main drama. Makanya dramanya ratingnya tinggi terus. Malah gak ada mungkin yg ratingnya jelek. Hihihi

  48. Kalau untuk mengomentari karakter tokohnya daku belum ngerti karena belum nonton filmnya. Cuma daku setuju itu, bahwa kalau sinetron kita ya memang agak jarang ya dia kerja apaan, di kantor apa. Kalau drakor dijelaskan apa dan dimananya, jadi lebih gampang ditarik hikmahnya habis nonton

  49. Saya gak terlalu suka dengan Drama Korea (drakor), tapi setelah membaca ulasan di atas, saya jadi tertarik menonton film ini. Jadinya, kita bisa lebih tahu lebih dalam lagi bagaimana sih seluk beluk sebuah penerbitan buku.

  50. wah ada film nya ya mbak ttg penerbitan bulu Korea.. sy baru tau..menarik sih reviewnya.. harus nonton film ini tak bintangin dulu hihi

  51. Korea Selatan termasuk salah satu negara yg cukup serius utk menggarap film, baik yg lepas maupun serial. Dan kalo dibandingin dg negara kita, serial drama Indonesia masih saja berkutat di tema azab dan perselingkuhan

  52. Lee Jong Suuuk. Awalnya aku kaget juga dia menerima project ini, secara partnernya kan udah ga kiyis-kiyis lagi. Tapi mengingat dia juga pernah main bareng Lee Bo Young, trus chemistrynya dapet, aku jadi penasaran pengen nonton acting mereka. Dan, takjub dooong. Hahaha, dasar bucin.

  53. Kebetulan banget saya udah bosan rewatch because this is my first life buat ke3 kalinya. Disitu Jungsomin jadi scriptwriter dan saya bisa relate banget sama dia. Wah otomatis masuk watchlist. Trimsss rekomennya mba mon:)

  54. Dari sinopsisnya kayaknya seru ya alur ceritanya. Apalagi yang main Lee nayoung sama Lee Jungsuk yang memang udah terkenal aktingnya keren. Boleh nih masuk list drama yang harus aku tonton selama stay at home.

  55. Aku nonton drakor kalau pas istriku setel. Menurutku, banyak film yang bagus-bagus, baik dari sisi cerita ataupun sinematografinya. Mungkin karena industri filmnya sudah berkembang dengan luas. Hebatnya, mereka bisa ambil cerita dari berbagai cerita real yang ada, tapi bisa dikemas sedemikian rupa dalam drama seri. Keren banget deh drakor.

  56. Aaa thanks a lot Kak Mon! Jadi tahu ada drakor mengenai buku terutama di penerbitan, ini bisa jadi nonton dengan suasana berbeda. Tentunya jadi tahu sediki2 lah gimana di sana. Hmm kalau abis nonton ini jadi auto pengin nulis lagi nggak ya :3

  57. Btw drama ini akan jadi wish list saya nih soalnya berbicara tentang dunia penerbitan dan tulis-menulis. 😍

  58. Pas banget deh Lee Na Young jadi salah satu pemain di drama Romance Is A Bonus Book ini. Pas dengan dia yang comeback setelah lama nggak muncul di drama drama.

    Serial ini sudah masuk list-ku, eh tapi kesempatan nontonnya belum belum nampak hilalnya nih.

  59. MBak Mon, percaya nggak kalau kau belum pernah nonton drakor? Kekeke. Kudet banget ya. Tapi tenang, aku sering baca review temen-temen kok. Terkhusus CLOY. Wuah, ngikuti banget yang itu. Tapi review-nya, hahaha. Anyway, menurutku pribadi drakor itu variatif dalam pemilihan tema ceritanya. Kayak “Romance is A Bonus Book” ini, seru juga kan membahas tentang dunia perbukuan. Gak nyangka tema buku yang kayaknya serius bisa jadi seru juga. Apa karena Opa-opanya?

  60. Drakor pilihan penulis emang beda ya..
    Hehea
    Aku suka yg temanya medical mbak…
    Tapi sekarang lagi ngikutin The King

  61. Lee Jong Suk Salahsatu aktor yg aku sukai pertama kali pas kecanduan drakor. Tidak bisa dipingkiri dah sama ketampanan nya kwwkkwkw
    Nahh ngomongin penerbitan. Jadi ingat dulu masih bekerja juga, buku yg di obral dan belum laku, dijual deh mbak ke tukang loak kertas gitu.
    Penasaran pengen nonton juga mbak hehhehee

  62. Jadi mereka itu pasangan suami istri dan bercerai..dan yang lain bekerja diperusahaan pasangannya tanpa sepengetahuanya.. menarik..ujungnya seperti apakah? Mumpung masih dirumah aja.. romance is bonus book …noted

  63. Nah bisa jadi salah satu rekomendasi kdrama selama dirumahaja nih. Apalagi temanya ttg penerbit which is aku juga suka. Mau tahu aja gimana seluk beluk penerbitan di Korsel gimana. Selain kisah cinta si oppa juga sih yg pengen ditonton. Hehe

  64. Karena ada embel-embel romance di judul, saya agak males nontonnya mba. Tapi setelah baca reviewnya kok jadi pengen ya. Kayaknya butuh nonton ini buat ngenjot lagi semangat menulis yang sudah hilang

  65. Saya setuju mbak, kadang-kadang kita mendapatkan informasi baru melalui tontonan, seperti mbak yang makin ngerti soal berbagai macam profesi hanya dengan menonton.

  66. Sampai detik ini saya belum juga nonton drakor. Lama2 saya penasaran nih. Soalnya semua cerita, dan saya cuma melongo saja, hsha ….

  67. Oke wait-wait, kalo pemerannya udah hyung Le Jung Suk, bisa dipastikan ini drama pasti keren habis wkwkwkwk. Aktor yang satu ini memang penuh dengan kharisma 😀 btw saya baru tahu kalo hyung ini ada main film Romance is a Bonus Book. Boleh nih dijadiin list buat ditonton saat masa pandemi ^_^

  68. Oh Lee Jung Suk… Salah satu aktor korea favorit aku 😂😂 apapun dramanya klu dia pemerannya mah gak bosen nonton.
    Oiya menarik nih kisahnya masih dlm sprt dunia perbukuan, wajib nton ini

  69. Duh drakor ya. Saya kok belum ada gregetnya buat nonton drakor. Wkwkwkw paling suka drama tailan, biasanya suka lucu dan bikin tertawa.
    Wih tumben profesi dalam ceritanya di dunia penerbitan.
    Btw kita pernah sebuku ya mbak di 19 Jurus Penulis Sukstress. Semoga bisa sebuku lagi. 😀

  70. Lee Jung Suk memang memiliki pesona tersendiri, aku juga selalu suka kalo beliau yg udah main, kebetulan blm pernah nonton Kdrama dengan judul ini mba, cusss langsung nonton

  71. Terus terang jarang banget tertarik nonton kdrama. tp melihat review ini, kayaknya romance is a bonus book adalah kdrama pertama yang buat saya tertarik. Alasannya sih simpel, saya suka sama dunia perbukuan, jd kayaknya cocok sih. Hehe

  72. Iya, bener. KDrama selalu menyajikan konsep cerita yang ga monoton dan detil banget. Aku sih bukan yang maniak banget tapi setidaknya dari 2 judul yang pernah kutonton selama ini memang keduanya membekas banget. Pelajarannya itu dapat banget. Apa yang mau disampaikan ke pemirsa itu kena banget. Dan untuk KDrama Romance is a bonus book, kaan…. jarang ada drama yg mengambil sisi ini. 2 jempol buat konsep ceritanya yang antimainstream tapi dekat dengan keseharian

  73. Sepertinya dahulu pernah melihat film yg mirip dg alur ceita ini, adakah yg merasakan yg sama? ada yg tahu judulnya apa ya? hehe

  74. Sebagai orang yang berkecimpung lama di dunia penerbitan aku yakin mbak mon pasti dapet banget deh feel di drama ini, aku sebagai orang yang juga hidup di dunia literasi jadi penasaran sama drama ini. Emang sih drama korea ini detil banget kalau ketika ngambil suatu tema, mau profesi apapun bener-bener dibuat sebisa mungkin sesuai dengan kenyataan sehingga bisa sekalian belajar gitu

  75. Aku juga baru baca di kontrakku bahwa buku yang diobral itu penulis nggak dapat royalti ternyataa. Sedihnya..
    Btw, aku juga suka drakor karena temanya beragam nggak melulu rebut warisan kayak sinetron kita.

  76. oppaaaa…. i miss u 🙂

    udah lama banget vacum dari dunia per-drama-an Korea. Pengen nonton drakor lagi tapi belum nemu yang sreg di hati ^^ hihihi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here