Tips Menyimpan Buah dan Sayuran Agar Tetap Segar

Investasi terbaik kita adalah mendapatkan asupan makanan sehat dan organik melalui bahan makanan segar. Inilah yang bisa mendukung kesehatan kita tetap terjaga dengan baik. Inilah yang dikatakan Chef RinrinMarinka dalam suatu acara. Sebaiknya kita menyimpan sayuran dan buah dengan cara yang benar. Lalu, bagaimana cara menyimpan sayuran agar tetap segar? Yuk, baca selengkapnya di artikel ini.

Data Mengenai Jumlah Makanan yang Terbuang

Sebelum membahas mengenai cara menyimpan sayuran dan buah agar tetap segar, ada baiknya kita tahu dulu, berapa banyak sih jumlah makanan yang terbuang? Dari data Perserikatan Bangsa-Bangsa, jumlah seluruh makanan yang basi atau dibuang sebelum sempat dikonsumsi jumlahnya diperkirakan mencapai sepertiga dari total makanan.

Bila merujuk perkiraan jumlah makanan yang diproduksi di seluruh dunia untuk makanan sehari-hari, berat makanan terbuang ini bisa mencapai 1,3 juta ton setiap tahunnya. Data yang sama menyebutkan, kerugian yang timbul mencapai US$ 680 juta (di negara maju) dan kurang lebih US$ 310 juta (negara berkembang). See, sayang banget kan ya, kalau buang-buang bahan makanan setiap hari.

Cara Menyimpan Sayuran dan Buah Agar Tetap Segar

Jadi, saya pernah hadir dalam acara yang diselenggarakan salah satu perusahaan elektronik. Di acara tersebut, hadir Chef RinRin Marinka, salah satu juri Masterchef Indonesia. Bahkan dalam kanal YouTube-nya, Simply Marinka. Selain berbagi cara memasak makanan sederhana, Chef Marinka juga membagikan tips menyimpan sayuran dan buah agar lebih tahan lama. Berikut tipsnya.

1. Hindari Mencuci Buah Sebelum Menyimpannya

Buah tidak membutuhkan kelembaban yang tinggi sehingga sebelum memasukkan ke lemari es, buah tidak perlu dicuci dulu. Jika kita mencuci dulu, buah jadi lebih cepat busuk.

2. Kenali Buah dan Sayur yang Mengeluarkan Gas Tertentu

Cari tahu buah dan sayuran mana saja yang mengeluarkan gas tertentu, jadi saat menyimpannya usahakan terpisah dengan buah dan sayur jenis lain yang tidak mengeluarkan gas. Khusus untuk pisang sebaiknya tidak dimasukkan ke lemari es.

3. Cuci Bersih Sayuran Sebelum Disimpan

Cuci bersih sayuran sebelum memasukkannya ke dalam lemari pendingin, kemudian keringkan dulu, bungkus dengan plastik, beri lubang-lubang agar ada aliran udara yang masuk, dan simpan di wadah penyimpanan sayur dan buah di lemari es.

4. Cara Menyimpan Daun Mint dan Strawberry

Khusus untuk daun mint (herb) dan strawberry sebaiknya masukkan dulu ke wadah yang ada penutupnya. Bisa pula, letakkan di mangkuk, kemudian tutup mangkuk itu dengan plastik warp.

5. Cara Menyimpan Telur

Sebelum menyimpan telur ke lemari es, telur sebaiknya dicuci bersih. Hilangkan semua kotoran yang menempel di kulitnya. Ini juga cara agar telur tidak jadi sumber penyebaran bakteri. Oh ya, meletakkan telur di wadah yang ada di lemari es juga ada triknya tersendiri agar tidak cepat rusak, yaitu dengan meletakkan ujung telur yang kecil di bawah.

6. Simpan produk Susu di Lemari Es

Semua produk susu (berbahan susu) dan protein sebaiknya langsung simpan di lemari es. Tujuannya, agar tidak terjadi pembiakan bakteri.

7. Bungkus Jamur dengan Kertas

Untuk jenis bahan makanan seperti jamur, sebaiknya bungkus kertas terlebih dahulu sebelum masuk ke lemari es karena mudah busuk.

8. Cara Menyimpan Daging dan Ikan

Untuk daging dan ikan, biarkan tetap di dalam plastik pembungkusnya saat menyimpan dan beri alas/wadah di bawahnya. Tujuan pemberian wadah agar tetesan airnya tidak mencemari produk makanan lain yang tersimpan di bawahnya. Dengan menyimpannya dalam plastik, juga menghindarkan daging serta ikan dari kemungkinan terkontaminasi bakteri yang menyebabkannya cepat rusak atau busuk.

Sekarang kamu sudah tahu, kan, cara menyimpan sayuran, buah, dan bahan makanan lainnya agar tidak cepat busuk. Cara ini akan membuat waktu penyimpanan bahan makanan menjadi lebih lama. Semoga setelah ini, tidak ada lagi bahan makanan yang terbuang percuma ya. Jangan lupa, selalu konsumsi sayur dan buah dalam jumlah cukup setiap hari. Baca juga 10 Jenis Makanan Kaya Serat ini.

About the author

Hobi saya dalam hal kepenulisan menjadikan saya ingin selalu berkarya. Menciptakan ruang blog monicaanggen.com ini bukanlah sesuatu hal yang kebetulan gais. Sit, Enjoy, and Starting Read.. ^_^

10 pemikiran pada “Tips Menyimpan Buah dan Sayuran Agar Tetap Segar”

  1. Ibu-ibu yang mau melakukan food preparation butuh info ini nih. Soalnya memang sayang kalau bahan makanan di kulkas jadi terbuang karena rusak.

    Balas
  2. thank you tips nya mba, aku baru tahu yang jamur hahahaa padahal aku selalu stok aneka jamur, harus dibungkus kertas itu buat semua jenis jamur mba?

    Balas
  3. Untuk yang cuci buah gak bisa asal²an, cuma asal basah aja . Soalnya pernah lihat di tiktok buah strawberry yang gak dicuci tepat, eh giliran pakai air garam yang keluar banyak gitu😔.

    Balas
  4. Tipsnya bermanfaat banget. Terkadang beberapa orang abai dengn cara menyimpan buah dan sayur. Jadinya bertanya² kenapa ya kok simpah buah ini di kulkas malah jadi busuk. Ternyata belum tahu ilmunya. Gak semua buah dan sayur cocok di kulkas.

    Balas
  5. makasiiih untuk tipsnya mba. MEmang sedih kalau lihat sayuran atau buah – buahan jadi cepet rusak karena kita ngga cuci dengan baik yaa

    Balas
  6. Kalau aku soal sayur ma buah sebaliknya mbak gak kucuci dulu melainkan masuk kotak langsung,soalnya biasanya kalau dicuci dulu lbh gampang layunya.
    Trus sekarang aku gak nyetok banyak soalnya ada kalanya males masak wkwk jangan ditiru.
    Yaaa paling nyetok buat semingguan aja yg kadang 5 hari dah habis 😀
    Kalau belanja di pasar parung panjang mbak murceee, walau kalau hujan ngeri xixixi.
    Kalau mau murah tuh beli di toko sayur uni2 itu juga mayan sih 😀

    Balas
  7. Alhamdulillah udah bner brarti selama ini cara menyimpan buah, sayur dan dagingnya Mba.. Memang penting bgt menjaga keawetan bahan pangan meski sdh d dalam kulkas

    Balas
  8. Nah, masih salah nih aku. Kadang2 buah yang mau kumasukkan lemari es itu malah kucuci dulu, Mbak. Pantesan ya dia cepet banget busuknya. Ok, thanks untuk tipsnya, Mbak Monica.

    Balas
  9. Panduan banget kak..
    Tapi aku pernah liat di video gitu mengenai cara menyimpan telur juga sebaiknya jangan dicuci. Biarkan langsung karena cangkang telur berpori-pori sehingga kalau dicuci dengan air bisa masuk bakteri.

    **aku pernah punya kejadian menyedihkan soalnya kak.
    Tapi ini terkait daging kurban sih.. Semua daging satu glangsing aku cuci, dengan harapan, biar gak bau amis darah dan bisa dimasak untuk sebulan ke depan.

    Tapi beneran, kalo dicuci tuh cepet banget berjamurnya.
    Huhu….dagingku jadi besokannya memar-memar gitu, kak Moon.. Aku nangiisss…

    Balas

Tinggalkan komentar