Event

Pameran Lukisan Betawi Sarnadi Adam

Pada tanggal 15 Agustus 2017 kemarin, saya mendapatkan kesempatan dari Ibu Elisa Koraag, founder Blogger Cihuy, untuk hadir dalam acara pembukaan pameran lukisan Betawi Sanardi Adam di Hotel Aston Marina Ancol. Pameran lukisan yang bertema "Betawi dalam Lukisan Sarnadi Adam" ini diselenggarakan selama 10 hari, yaitu mulai 15 Agustus 2017 - 25 Agustus 2017. Kalau kamu pecinta seni lukis dan ingin menikmati keindahan lukisan budaya Betawi karya Sarnadi Adam ini, kamu tinggal datang ke Aston Marina dan langsung menuju ke area lobinya. Pameran ini gratis dan terbuka untuk umum. Penyelenggaraan pameran lukisan Betawi Sanardi Adam ini hasil kerja sama Aston Marina Ancol dan Merpati Training Center.

Pameran Lukisan Betawi Sanardi Adam. Foto: Dok.pribadi

Pembukaan Pameran Lukisan Sanardi Adam

Pameran lukisan skala internasional Sanardi Adam ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan atas karya-karya Sanardi Adam yang luar biasa dan telah mengharumkan nama Indonesia dalam ajang pameran lukisan ke berbagai negara. Ia pernah mendapatkan undangan untuk menyelenggarakan pameran lukisan di Den Haag-Belanda, Luxemburg, Belgia, Boston, di New York-Amerika serikat, bahkan di beberapa negara lain. Sanardi Adam telah diakui dunia karena kepiawaiannya memotret kehidupan masyarakat Betawi, baik lingkungan, individu, maupun komunitas yang ada dalam masyarakat Betawi, kemudian menuangkannya dalam bentuk lukisan yang sangat indah.

Sebelum berangkat ke Aston Marina Hotel untuk melihat pameran lukisan Betawi Sarnadi Adam, saya menyempatkan diri terlebih dahulu untuk berselancar di internet. Ini kebiasaan saya nih kalau mau datang ke suatu acara. Cari tahu dulu biar nanti begitu tiba di sana, tidak seperti orang hilang yang celingukan tanpa tahu apa sebenarnya yang sedang diselenggarakan di sana dan siapa penyelenggaranya. Saya tiba di Aston Marina Ancol, yang beralamat di Marina Mediterania, Tower A. Jalan Lodan Raya No. 2A, Jakarta, 14430. Karena acara diselenggarakan kurang lebih pukul 5 sore, saya pun nongkrong di Cium-cium Lounge & Bar yang ada di area lobi Aston, dekat dengan area pameran pula. Sambil menunggu dan menyesap kopi yang nikmat dan masih ramah di kantong, saya melanjutkan tulisan saya. Ngomong-ngomong, saya datang ke acara ini sama partner sehidup-semati saya, lho. Makanya santai aja meski datangnya dua jam lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Datang Bersama Pasangan ke Pameran Lukisan Betawi Sanardi Adam. Foto: koleksi peweartstudio.net

Kurang lebih pukul 5 sore, meja registrasi dibuka. Saya dan suami pun mendaftarkan diri ke sana. Setelah mendapat dua kaus dan goodie bag, saya bergabung dengan teman-teman blogger yang sudah mulai berdatangan satu per satu. Tak lama kemudian, acara pembukaan pameran lukisan pun dimulai. Sambutan pertama diberikan oleh Paunda Hanutama, Marketing Communication Manager Aston Marina Ancol yang mengatakan, "Kami ingin memamerkan koleksi lukisan Betawi karya Sanardi Adam, khususnya lukisan yang bertema merah putih atau kemerdekaan untuk dinikmati masyarakat luas. Karya-karya ini perlu diketahui agar masyarakat indonesia bisa menghargai dan mengapresiasi serta menginspirasi bangsa kita secara keseluruhan. Kami berharap pameran lukisan koleksi Sanardi Adam dapat membangkitkan dan membangun semangat kita dalam memperkuat karakter bangsa hingga akhirnya bangsa ini menjadi bangsa pemenang."

Pak Sanardi Adam juga memberi sambutan setelahnya. Beliau menerangkan bahwa ada 26 lukisan yang dipamerkan di Aston Marina ini. Dari kedua puluh enam lukisan itu, 12 di antaranya adalah lukisan penari Betawi yang memang sengaja dilukisnya. Selain lukisan penari Betawi tadu, ada pula tema-tema lain yang beliau angkat dalam tulisannya, seperti kehidupan masyarakat Betawi sekitar tahun 1960-an, tema pantai Jakarta Utara, pengantin Betawi, lukisan seorang perempuan Betawi yang duduk sendirian di depan rumah, dan banyak lagi lukisan lainnya.

Lukisan Betawi Sanardi Adam. Foto: dok.pribadi

"Saya berharap mendapat perhatian dari pemerintah. Barangkali bukan hanya Betawi saja yang bisa diangkat menjadi tema lukisan namun juga tradisi lainnya yang ada di Indonesia."

- Sanardi Adam -

Sambutan terakhir sekaligus pembukaan secara resmi pameran lukisan Sanardi Adam dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO). Pak Oso mengatakan, melalui karya seni rupa membuat kebuadayaan yang dimiliki suatu bangsa tetap bisa dilestarikan sehingga anak cucu tetap bisa menikmatinya. Banyak anak muda saat ini melupakan sejarah dan lebih terlena dengan teknologi, Melalui lukisan, inilah salah satu cara melestarikan budaya bangsa.

"Ada cerita, pasti ada sejarah. Menyambut kemerdekaan ini sangat baik sekali menghargai karya pelukis Jakarta. Saya bangga dalam situasi begini sulit masih ada kepedulian pelukis daerah, apalagi ini bicara Betawi, ibukota negara. Memang harus begini caranya, jangan sampai pelukis-pelukis daerah mati."

- Oesman Sapta Odang -

Setelah pameran lukisan resmi dibuka, awak media, teman-teman blogger, juga pengunjung yang hadir di Aston Marina Ancol diberi kesempatan untuk menikmati lukisan-lukisan luar biasa yang ditata dengan begitu apik di lorong-lorong yang ada di lobi hotel. Dari seluruh lukisan, saya paling suka lukisan mengenai tangan, kaki, dan kepala penari yang bernuansa hitam putih. Mungkin karena saya pecinta warna hitam jadi lukisan inilah yang pertama kali menarik minat saya.

Pameran Lukisan Betawi Sanardi Adam. Foto: Dok.pribadi

Profil Sanardi Adam

Sanardi Adam. Foto: dok.pribadi

Dari laman wikipedia.com, saya mendapatkan profil lengkap pelukis yang karyanya dipamerkan di Aston Marina Ancol ini. Sanardi Adam, kelahiran Jakarta 27 Agustus 1956, adalah seorang pelukis yang senang mengangkat tema-tema budaya masyarakat Betawi. Lulusan Sekolah Seni Rupa Indonesia (SSRI) dan Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia Yogyakarta, ia memulai kariernya sebagai seorang pelukis. Setelah menyelesaikan pendidikan pada 1986, ia mengajar di Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni rupa, Jurusan Senirupa, Universitas Negeri Jakarta. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Sanardi Adam sering sekali menerima undangan untuk mengadakan pameran di luar negeri. Selain itu, beliau juga sering mengadakan pameran pula di dalam negeri.

Penghargaan yang Pernah Diraih:

  • Prahtka Adhi karya Yogyakarta (1975).
  • Penghargaan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1984).
  • Dosen teladan Universitas Negeri Jakarta (1996).
  • Pelukis terbaik DKI Jakarta dari Gubernur DKI Jakarta (2000).
  • The Best Indonesia Profesional of the year (2000).
  • Satya Lancana Karya Satya X Tahun dari presiden RI (2000).
  • The Exlusive Figur in Asia 2003 dari Wakil Presiden RI (2003)

Impian Bisa Menginap di Aston Marina Ancol

Dengan hadir ke acara pameran lukisan Sanardi Adam ini, inilah pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Aston Marina Ancol. Kesan pertama yang saya dapatkan exciting banget. Pengen banget rasanya dapat kesempatan bisa menginap di hotel keren ini satu malam saja. Saat saya membuka-buka brosur mengenai Aston Marina Ancol, juga membuka website-nya, saya terpukau dengan tata ruangannya yang ekslusif, dan yang pasti kolam renangnya. Kayaknya asyik nih malam-malam berenang di kolam renang hotel yang airnya tampak biru dan bersih sekali.

Kolam Renang dan Superior Room di Aston Marina Ancol. Foto: astonhotelsinternational.com

Aston marina Ancol adalah salah satu hotel di bawah naungan Archipelago Internasional, yang beroperasi sejak 2008 dengan mengusung desain minimalis modern. Nuansa kayu paling banyak menghiasi sudut-sudut ruangan hotel ini, termasuk di ruang tidurnya. Lokasi hotel yang berada di tengah jantung kota Jakarta Utara, dan tepat berada di jalan besar, serta bisa ditempuh kurang lebih 25 menit perjalanan dengan mobil dari Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta membuat hotel ini bisa menjadi pilihan untuk setiap situasi yang membutuhkan tempat untuk berlibur dan beristirahat dengan nyaman. Selain itu, karena berada di pusat kota, Hotel Aston Marina Ancol ini bisa pula menjadi pilihan kalau hendak menyelenggarakan seminar, pelatihan, pernikahan, atau tempat tinggal sementara.

Fasilitas yang Tersedia di Aston Marina Ancol (Hotel Facilities/Service)
  • Cumi-cumi cafe.
  • Cium-cium Lounge & Bar.
  • 33 Sky Bridge (kafe yang berada di rooftop Aston Marina Ancol).
  • Cicp-cicip Deli & Bakery.
  • Zhu Spa.
  • Business centre, drug store, & gift shop.
  • Outdoor swimming Pool.
  • Fitness Centre.
  • 12 meeting rooms and 3 Gazebo meeting.
  • Rooms with pre-function garden.
  • Concierge service.
  • 24 hours room service.
  • Free WIFI internet connection.
  • Complimentary shuttle service to Ancol and Mangga Dua Shopping District.
Fasilitas Kamar (Room Facilities)
  • Spacious Living Area.
  • Dining Room.
  • Kitchenette with Microwave.
  • Tea & Coffee Maker.
  • Private Balcony.
  • Working Table.
  • Safe Deposit Box.
  • 32" LCD Television.
  • 60 International TV Channel.
  • Mini Bar.
  • Bathtub and Shower.
  • In Room Spa.
  • Wifi internet connection.
Cumi-cumi Cafe di Aston Marina Ancol. Foto: astonhotelsinternational.com

Contact
Aston Marina Jakarta
Marina Mediterania, Tower A
Jl. Lodan Raya No. 2A
Jakarta 14430, Indonesia.
Telp: +6221- 68937120
Email: info@astonmarinaancol.com.
Website: www.astonmarinaancol.com

Tentang Merpati Training Center

Filght Safety Training Centre (FSTC) berdiri pada 1994 sebagai cikal bakal terbentuknya Merpati Training Center (MTC) yang diresmikan Menteri Perhubungan pada 1995. Tujuan awal berdirinya Merpati Training Center ini adalah untuk memfasilitasi kebutuhan training internal PT. Merpati Nusantara Airlines dan memperoleh approval dari Direktorat Kelayakan Udara dan pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) untuk mengoperasikan Simulator Fokker F27 & CN 235. Sejalan dengan waktu, pengoperasian Merpati Training Center ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan PT. Merpati Nusantara Airlines, tetapi juga untuk kebutuhan training perusahaan penerbangan lain yang mengoperasikan pesawat jenis tersebut.

5 thoughts on “Pameran Lukisan Betawi Sarnadi Adam

    1. Makasi ya sudah berkunjung. Emang bagus-bagus kok lukisannya dan anehnya saya baru sadar kalau suka sama lukisan lho. Hahaha

    1. Ya, Buncha. Di tiap lukisan ada cerita yang tersembunyi di dalamnya ya. Betah banget mandangin lukisan-lukisan Sanardi Adam kemarin di Aston Marina Ancol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *