Mempelajari Orang dari Bahasa Tubuh

Saya terpikir untuk menuliskan mengenai bahasa tubuh setelah mendengar lagu berjudul Bahasa Tubuh yang dibawakan Ibel Tenny. Tapi sebelum membahas lebih jauh mengenai lagu ini, ada baiknya kita bahas dulu mengenai bahasa tubuh itu sendiri ya.

Apa Itu Bahasa Tubuh?

Body language, atau bahasa tubuh, adalah gerakan bagian-bagian tubuh yang biasanya spontan dan bergerak berdasarkan alam bawah sadar, serta merupakan ekspresi perasaan dan keinginan yang berasal dari dalam hati.

Di masa lalu, sebelum ada komunikasi secara verbal, manusia primitif berkomunikasi dengan gerakan anggota tubuh, mulai dari mimik muka, gerakan bola mata, gerakan tangan, posisi tubuh, dan sebagainya. Bayi pun berkomunikasi dengan menggerakkan tangan, kaki, atau raut wajah, sebelum ia mampu berbahasa verbal.

Di masa kini, bahasa tubuh yang dipelajari dengan baik bisa menjadi alat untuk mempelajari orang, baik dalam hubungan cinta maupun dalam hubungan kerja. Dengan kata lain, melalui bahasa tubuh seseorang bisa menggambarkan hal-hal yang sesuai atau bertentangan dengan kata-kata yang ia ucapkan.

Cara Mencari Tahu Orang Berbohong atau Tidak

Mengapa gerak anggota tubuh perlu dipelajari? Dalam buku berjudul Super Handbook for Perfect Lie Detector: Cara Cepat Membaca Kebohongan, karya Sienta Sasika Novel, yang kebetulan pernah saya edit, menyebutkan bahwa mendeteksi kebohongan seseorang bisa dengan cara mengamati bahasa tubuh seseorang.

Masih di dalam buku tersebut dituliskan seorang ahli psikologi dari UCLA, Amerika Serikat, pernah melakukan penelitian yang berhubungan dengan bahasa tubuh. Dalam penelitian tersebut disebutkan komunikasi verbal dan nonverbal memiliki pengaruh yang besar dalam konsistensi dan rasa percaya seseorang terhadap orang lainnya.

Berdasarkan ulasan di atas, kita bisa percaya atau tidak mengenai seseorang tergantung dari kata-kata yang diucapkan (verbal), nada suara (vokal), dan bahasa tubuh (visual). Dari ketiga alat komunikasi tersebut, bahasa tubuh menduduki urutan pertama yang mempengaruhi tingkat kepercayaan seseorang.

Hubungan Gerak Tubuh dan Perkataan

Dalam buku yang berjudul What Everybody is Saying, seorang agen FBI bernama Joe Navarro menceritakan pengalamannya. Ketika itu dia sedang menyelidiki seorang tersangka kasus kejahatan di mana orang itu menyangkal perbuatannya. Bahkan tersangka pelaku kejahatan tersebut mengaku tidak pernah melihat korban.

Lalu, Joe Navarro pun memintanya menjelaskan mengenai keberadaannya. Dan si tersangka mengaku kalau dia belok ke kiri menuju rumahnya sendiri. Saat orang itu mengaku belok kiri, Joe malah melihat tangan tersangka kejahatan itu malah bergerak ke kanan, ke tempat kejadian perkara. Saat itulah Joe Navarro tahu kalau tersangka kejahatan itu telah berbohong. Setelah beberapa waktu kemudian dan dari hasil penyelidikan, akhirnya si tersangka mengakui perbuatannya.

Dari cerita Joe Navarro sebenarnya telah bisa menjelaskan mengapa penting bagi kita untuk mempelajari gerak tubuh seseorang. Hal ini karena memang ada hubungannya antara gerak-gerik dan perilaku seseorang dengan apakah perkataan orang tersebut bisa kita percaya atau tidak. Contoh gerakan anggota tubuh, seperti menggigit atau menjilat bibir, merupakan pertanda kalau kita sedang canggung atau tertekan.

Ini seperti yang dikatakan Carol Kinsey Goman, psikolog dan penulis buku The Nonverbal Advantage, “Dengan menggigit bibir, Anda mencoba untuk menghibur atau menenangkan diri sendiri.”

Lain lagi kalau kita sedang berbicara dengan seseorang yang berulang kali menggaruk hidung. Yah, memang ada kemungkinan hidungnya lagi gatal, tapi menurut Michael Cunningham, psikolog dan profesor di Universitas of Louisville, Amerika Serikat, menggaruk hidung berulangkali sepanjang percakapan bisa mengindikasikan kalau orang tersebut sedang berusaha membohongi kita.

“Ketika orang berbohong maka adrenalin meningkat dan pembuluh kapiler di bagian hidung membesar sehingga menyebabkan gatal.”

Satu contoh lagi ya, kalau mengerucutkan bibir atau cemberut, pasti udah tahu dong artinya apa? Ya, mengerucutkan bibir atau cemberut menandakan lawan bicara kita sedang marah atau tidak senang dengan pembicaraan yang berlangsung. Hal ini pula yang pernah Paul Ekman, profesor di University of California, sering ulas dalam karyanya.

Lagu Bahasa Tubuh

Kalau masih membutuhkan ulasan mengenai body language, coba baca saja berbagai buku dan artikel di internet. Mungkin juga di media lain, seperti video, vlog, film, dan lain sebagainya. Kali ini, saya menemukan pembahasan mengenai bahasa tubuh dalam lagu.

Judul lagu itu Bahasa Tubuh karya Ibel Tanny, penyanyi pendatang baru yang cantik dan ramah banget. Gadis manis yang berwajah mirip Mulan Jameela ini terkenal ramah dan mau menyapa netizen di Instagram lho. Coba deh kenalan aja sama dia di akun Instagram-nya @Ibel_Tenny. Selain itu, suaranya saat menyanyikan lagu ini juga merdu.

Lirik Lagu Bahasa Tubuh – Ibel Tenny

Saat kutatap kedua matamu
Kulihat tatapanmu penuh dengan ketakutan
Tak usah kau sembunyikan semua
Karena ku tahu bahasa tubuhmu

Yang aku ingin
Hanyalah kejujuranmu
Yang ku tak ingin
Kulihat lagi bahasa tubuhmu

Yang aku ingin
Hanyalah kejujuranmu
Yang ku tak ingin
Kulihat lagi bahasa tubuhmu

Yang aku ingin
Hanyalah kejujuranmu
Yang aku tak ingin
Kulihat lagi bahasa tubuhmu

Anda bisa mendengarkan lagu produksi Musika Nada Suara Entertertainment ini di channel YouTube mulai tanggal 22 September 2017. Dengan kehadiran lagu ini ada harapan mengenai nilai-nilai budaya sekaligus pengetahuan baru tentang pentingnya mempelajari bahasa tubuh demi sukses dalam dunia kerja, dunia sosialisasi, juga dalam hubungan antarpersonal.

Jika suka dengan lagunya, kamu bisa memilikinya di ponselmu dengan cara:

Ibel Tenny – Bahasa Tubuh
Telkomsel: ketik IBEAU kirim ke 1212
XL: ketik 37400002 kirim ke 1818

4 pemikiran pada “Mempelajari Orang dari Bahasa Tubuh”

Tinggalkan komentar