Penyakit kardiovaskular menjadi penyakit yang memicu kematian nomor satu di penjuru dunia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, bahwa ada lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal secara mendadak akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Karena itu, alangkah baiknya kita mengenal jantung lebih dalam, mengetahui tanda sakit jantung dan gejalanya, serta melakukan pencegahan.

Penyakit Jantung Pembunuh Nomor 1 di Dunia

Berdasar data Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2016, yang dperkuat pula oleh data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menemukan data penyebab keseluruhan kematian di Indonesia yang mencapai 1.863.000 jiwa. Sekitar 73 % dari jumlah tersebut, disebabkan penyakit tidak menyebar, salah satunya adalah penyakit jantung. Dengan kata lain, kurang lebih 35% kematian di Indonesia diakibatkan oleh jantung koroner, disusul kemudian penyakit-penyakit lainnya.

Kemudian pada 2018, data Riskesdas merilis bahwa rata-rata penderita penyakit jantung di Indonesia sudah ada yang usianya kurang dari satu tahun, yang kemudian bisa pula ditemukan di semua batasan usia. Makin tinggi usia seorang, makin besar risiko orang tersebut terserang penyakit jantung. Bisa dikatakan, penyakit jantung saat ini bisa menyerang semua usia, bukan lagi penyakit yang hanya diderita orang lanjut usia.

Tanda Sakit Jantung

Banyak yang menyebutkan bahwa penyakit jantung adalah silent killer nomor satu di dunia, yang bisa membuat seseorang meninggal tiba-tiba. Namun sesungguhnya, penyakit ini telah memberi tanda-tanda lho waktu mulai muncul di badan kita. Sayangnya, tanda-tandanya benar-benar kabur dan sering malah diacuhkan dan dianggap sebagai masuk angin biasa saja.

Beberapa tanda sakit jantung yang akan kita bahas pada artikel ini kalau muncul di tubuh kita atau mulai kita rasakan, maka perlu dicurigai. Dan sebaiknya, cepat-cepatlah memeriksakan diri ke dokter atau pusat kesehatan masyarakat lainnya. Berikut beberapa tanda sakit jantung, antara lain:

1. Sleep Apnea

Mintalah kepada pasangan, saudara, atau orang terdekat kita untuk memperhatikan ketika kita tidur. Apakah ketika kita tidur selalu mendengkur? Apakah saat mendengkur tersebut kita juga terlihat seperti terhenti pernapasannya? Jika jawabannya iya, maka bisa jadi inilah tanda sakit jantung.

Sleep Apnea ini terjadi akibat otak tidak mendapatkan asupan oksigen dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, tubuh pun akan mengirimkan sinyal ke pembuluh darah dan jantung agar bekerja lebih keras, supaya aliran darah bisa bergerak dengan lancar ke seluruh tubuh. Sleep apnea juga mempertinggi risiko terjadinya penyakit tekanan darah tinggi, detak jantung menjadi tidak normal, gagal jantung, dan stroke. Untuk itu, segera lakukan pemeriksaan karena sleep apnea masih bisa diobati.

2. Gusi Berdarah

Hubungan antara gusi berdarah dengan penyakit jantung memang masih menjadi perdebatan di kalangan pakar dan ahli jantung. Namun di saat yang sama, ada banyak pula penelitian yang menemukan bahwa ketika gusi memar atau gusi berdarah, serta menyebabkan ngilu luar biasa, bisa jadi pertanda ada masalah pada jantung kita.

Salah satu teori menyebutkan bahwa dari gusi yang bermasalah tersebut, bakteri dan virus bisa memasuki saluran darah, yang kemudian ikut mengalir hingga mencapai jantung, dan mengakibatkan jantung ikut bermasalah. Bahkan dalam tingkat tertentu, bisa menjadi penyebab terjadinya stroke.

3. Susah Bernapas

Napas sesak bisa jadi adalah tanda sakit jantung dan menunjukkan bahwa ada masalah pada jantung, detak jantung tak normal, atau tanda awal serangan jantung. Biasanya susah bernapa ini akan dialami ketika kita sedang dalam posisi duduk, tapi sering pula terjadi ketika kita sedang tidur dan ini sangat berbahaya sekali. Jika merasakan tanda susah bernapas ini, sesegera mungkin lakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebabnya.

4. Rasa Capek Berlebih

Rasa capek yang berlebihan tidak selalu akibat jam tidur yang kurang. Banyak pula orang mengalami rasa capek ini, padahal sudah tidur cukup sepanjang malam. Nah, hal lain yang bisa menimbulkan munculnya perasaan lelah secara berlebihan adalah adanya gangguan pada jantung.

Penyebabnya, otot jantung mengalami perlemahan sehingga kinerjanya tidak cukup kuat untuk memompa darah, yang kemudian berakibat asupan oksigen ke seluruh tubuh menjadi sangat kurang. Kekurangan oksigen dan aliran darah yang tak lancar inilah yang membuat kita bisa merasa lelah secara berlebihan.

Kalau merasakan tanda sakit jantung ini, padahal sudah tidur cukup dan tidak sedang bekerja berat, maka segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang lengkap. Kita juga bisa sekaligus mencermati, apakah ada gejala lain yang muncul saat perasaan lelah melanda, misalnya batuk, timbul lebam, dan sebagainya. Selain tanda sakit jantung, sinyal tubuh ini bisa juga memberi tanda ada penyakit lain, misalnya anemia, stres, atau bahkan pertanda kanker.

5. Angina

Tanda-tanda umum dari penyakit jantung adalah angina atau angina pectoris, yang dikenal juga sebagai munculnya rasa ngilu di dada. Angina bisa digambarkan seakan ada beban berat yang menindih bagian dada dengan sangat kuat, rasa tidak nyaman di dada kiri, rasa nyeri dan ngilu yang merambat dan menyebar hingga ke pundak, lengan kiri, rahang, dan punggung, rasa terbakar, atau rasa seperti diremas-remas. Banyak yang beranggapan gejala ini hanyalah masuk angin biasa atau malah nyeri ulu hati tanda kembung. Padahal, bisa jadi ini tanda sakit jantung.

Mengenali jantung lebih dalam dan mencari tahu serta mempelajari tanda sakit jantung, mencari tahu gejalanya, bisa membantu kita melakukan pencegahan atau mencari pengobatan yang tepat sesegera mungkin. Selain untuk diri kita, pengetahuan ini juga penting untuk menjaga orang-orang di sekitar kita. Semoga kita semua selalu sehat dan terhindar dari penyakit jantung atau penyakit penyebab kematian lainnya.

 324 total views,  12 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here