Pengalaman traveling naik motor pertama kali saya rasakan bersama Pewe. Langsung jarak jauh dan mungkin karena itulah saya jatuh cinta padanya. Ketika itu, saya berasa bagai diculik pangeran berkuda putih dan dibawa ke air terjun… hahaha. Sejak hari itu, kami berulang kali melakukan perjalanan jauh dengan naik motor.

Perjalanan pertama kami waktu itu adalah dari Malang ke Jogja. Selanjutnya kami terus melanglang buana melintasi sebagian besar Pulau Jawa. Kebiasaan kami di setiap perjalanan adalah berhenti di berbagai kota yang dilewati hanya untuk menikmati kuliner, minum es kelapa muda di pinggir jalan, atau hanya duduk-duduk sejenak melepas penat di pinggir laut ketika melewati Tuban.

Ah, mendadak saya jadi rindu menikmati perjalanan traveling naik motor lagi. Rasanya sudah bertahun-tahun aku tak melakukannya. Tepatnya, sejak kami kecelakaan di Bogor tahun 2016 lalu dan Pewe hampir kehilangan nyawa.

Saya trauma? Bisa dikatakan begitu. Karena saya yang melihatnya tak bisa dibangunkan kurang lebih 30 menitan dan hampir semua orang yang menolong kami saat itu sudah mengira Pewe meninggal di tempat dengan kulit wajah luka parah. Kalau Pewenya sih sama sekali tidak. Malah dua tahun terakhir ini terus merayu saya untuk kembali traveling naik motor.

Apa bulan ini saja ya saya bikin kejutan mengajak Pewe traveling naik motor? Wah perlu persiapan matang nih biar nanti perjalanan kami lancar. Apa sih persiapan yang perlu dilakukan kalau mau traveling naik motor?

Traveling Naik Motor, Apa yang Perlu Disiapkan?

1. Motor Harus Dalam Kondisi Prima

Kebiasaan kami kalau mau traveling naik motor adalah memastikan terlebih dahulu sepeda motor kami dalam kondisi prima. Untuk itu, Pewe biasanya akan bawa ke bengkel langganan kami untuk melakukan servis rutin, ganti oli, memastikan ban dan rem juga dalam kondisi baik. Oh ya, untuk lebih afdol bisa juga sih membawa ke dealer motor terdekat. Untuk cek lokasi dealer motor terdekat bisa browsing di internet dengan memasukkan jenis kendaraan yang dimiliki.

Kondisi motor yang prima akan memperlancar perjalanan. Jangan sampai kan, sudah jauh perjalanan, lalu lewat di tengah hutan pas malam hari, eh motornya mogok. Amit-amit dah. Dulu kami pernah mengalaminya makanya belajar dari pengalaman itulah kami selalu memastikan sepeda motor yang kami gunakan dalam kondisi yang baik.

2. Tubuh Harus Fit dan Sehat

Selain memastikan motor dalam kondisi paling baik, tubuh juga harus sehat lho kalau mau traveling naik motor, apalagi kalau jarak yang ditempuh jauh. Sebelum melakukan perjalanan perlu rajin minum vitamin dan berolahraga serta konsumsi makanan sehat.

Beberapa jam sebelum menempuh perjalanan, sebaiknya tidur yang nyenyak terlebih dahulu. Biasanya, kami lebih suka memulai perjalanan ketika hari masih gelap dan sepi. Kadang berangkatnya jam 10 malam, atau kalau terlalu rawan jalan yang dilalui maka kami memilih berangkat subuh.

Di perjalanan pun perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Perhatikan kebersihan tempat makan ketika hendak mampir makan atau minum. Dan kalau sudah merasa lelah, lebih baik berhenti sejenak. Bisa juga sih gantian menyetir karena kebetulan saya juga bisa mengendarai motor.

3. Kelengkapan Kendaraan

Oh ya, saya kelupaan nih, harusnya bagian ini masuk di poin 2. Tapi tak apalah ya. Jadi kalau sudah yakin motor dalam kondisi baik, tubuh juga sehat, dan siap melakukan traveling naik motor, maka selanjutnya cermati pula kelengkapan kendaraan.

Kelengkapan kendaraan di sini seperti spion terpasang di kedua sisi dan kacanya tak buram. Lampu-lampu menyala dengan baik, termasuk lampu belakang yang harus menyala dan lampu sign untuk berbelok yang wajib nyala. Jangan lupa lihat pula surat-surat kendaraan, seperti STNK motor juga SIM apakah masih berlaku.

4. Bawa Barang Secukupnya

Untuk masalah barang, syukurlah saya dan Pewe termasuk orang yang sangat praktis dalam banyak hal. Kalau bepergian kami lebih suka membawa satu atau dua ransel saja. Satu ransel yang lebih berat bisa diletakkan di depan, dekat kaki Pewe. Sementara ransel yang lebih ringan bisa saya panggul di punggung.

Membawa barang yang terlalu banyak ketika naik motor akan membuat perjalanan jadi kurang nyaman. Ini pastilah ya, jadi ribet mengurus barang saja. Belum lagi tempat duduk pun jadi sempit. Membawa banyak barang juga berbahaya karena keseimbangan motor dan jarak pandang belakang bisa terganggung.

5. Bijaklah Dalam Berkendara

Di dalam perjalanan, berhati-hatilah mengingat ada pengguna jalan lain dengan beragam jenis kendaraan yang mereka kendarai. Jaga jarak aman dengan baik dan santai saja menikmati perjalanan. Namanya traveling itu kan juga bersantai menikmati pemandangan, jadi tak perlu pula ngebut-ngebut. Taati peraturan lalu lintas dan hargai pengguna jalan lain.

Jadi, enaknya traveling naik motor ke mana ya bulan ini? Tadinya sempat terpikir sih mau ke Bandung saja. Cuma sepertinya kurang puas ya. Atau langsung eksplorasi sampai Jawa Barat gitu? Berburu air terjun atau tempat berpemandangan indah. Kalau kamu jadi saya, kamu pilih traveling naik motor ke mana dari Jakarta?

2,775 total views, 3 views today

SHARE
Previous article7 Tips Beli Properti Bagi Pemula
Next articleTempat Makan Enak di Jakarta di Traveloka Eats

3 COMMENTS

  1. Kondisi mesin motor sih yang harus bener-bener diperhatikan apalagi kalau perjalanan jauh untum menghindari hal-hal yang diinginkan. Dan bener, bawa barang seperlunya aja. Sakit bahu dong kalo harus bawa selemari penuh. 🤭🤭

  2. Ahahai, saya dulu juga suka naik motor jarak jauh kek gini. Dan parahnya pernah surat kendaraan ketinggalan. Puyeng dah. Mo balik nanggung. Akhirnya setelah menikah ngotot traveling pake mobil aja ribet bawa anak soalnya. Haha..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here