Sudah bulan Oktober dan 3 bulan lagi tahun 2021 pun berganti menjadi 2022. Apa saja yang sudah berhasil diraih sepanjang tahun ini? Impian apalagi yang hendak diwujudkan di tahun depan? Bagaimana dengan resolusi punya rumah idaman sederhana dan nyaman untuk ditinggali?

Resolusi Punya Rumah Idaman Sederhana

Sejak menikah, saya dan suami memang hobi sekali pindah-pindah kota. Cukup banyak kota di Indonesia yang pernah kami tinggali. Dan 8 tahun terakhir, akhirnya kami memutuskan untuk tinggal lebih lama di Jakarta. Namun akhir-akhir ini, saya dan suami jadi sering berdiskusi. Sampai kapan kami akan terus berpindah-pindah? Apakah ada keinginan untuk menetap di kota tertentu?

Alih-alih menjawab pertanyaan saya, suami malah menjawab kalau dia ingin punya rumah idaman sederhana, lengkap dengan perabotan berbahan kayu atau rotan, ada ruang kerja khusus, ada teras untuk kami duduk-duduk santai, dan desain ruang keluarga yang nyaman untuk kami menghabiskan waktu berdua.

Hmmm… jadilah kemudian saya dan suami browsing dan mulai mengumpulkan ide-ide desain rumah, termasuk perabotan di dalamnya.

Ide Rumah Idaman Sederhana

Rumah Tidak Terlalu Besar, Tidak Terlalu Kecil

Saya tidak suka dengan rumah besar. Entahlah. Menurut saya, rumah yang terlalu luas, sementara hanya ditinggali berdua, seolah membuat jarak bagi kami. Makanya, saya mengusulkan rumahnya jangan yang besar, tapi tidak juga terlalu kecil.

Selain itu, ada banyak ruang terbuka di dalam rumah dan jangan terlalu banyak sekat antar ruang, kecuali khusus untuk ruang tidur yang memang wajib mengutamakan privacy ya. Ruang tidur kalau bisa cuma 3 saja, satu untuk kami. Satu lagi untuk anak laki-laki kami kalau berkunjung, dan satu kamar untuk kamar tamu.

Meminimalkan Pembatas Ruang

Masa kanak-kanak saya habiskan di rumah orang tua yang memang berukuran lumayan panjang dan nyaris tak ada sekat antar ruang. Misalnya, ruang makan dan dapur masih terhubung langsung dengan ruang keluarga. Jadi, saat mama memasak, mama masih bisa mengawasi kami anak-anaknya yang duduk bermain di ruang keluarga, bahkan sambil ngobrol sama papa di ruang makan.

Nah, terbiasa tumbuh di rumah dengan ruangan tanpa sekat menurut saya malah bisa menciptakan lebih banyak interaksi orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Perabotan Plastik Rotan atau Kayu

Awalnya, saya ingin rumah terbuat dari kayu ulin, seperti rumah masa kecil saya yang memang terbuat dari kayu. Rumah lebih dingin dengan jendela-jendela besar yang membuat sirkulasi udara di rumah menjadi lancar.

Sayangnya, kalau mau bikin rumah seperti ini di pulau Jawa, akan sangat menghabiskan biaya. Akhirnya diputuskan, hanya perabotan di dalam rumah saja yang terbuat dari kayu atau rotan.

Pilihan saya untuk kursi teras misalnya, seperti furniture yang diluncurkan Zimmer. Untuk diketahui, Zimmer adalah produsen furniture yang menggunakan bahan plastik rotan dengan kualitas terbaik. Kami memproduksi kursi makan, kursi teras, sofa, kursi gantung, meja makan dan lain-lainnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk kursi makan, saya mau yang minimalis saja, nyaman untuk duduk saat makan, dan tidak terlalu makan tempat. Toh hanya tinggal berdua. Mungkin hanya sesekali rumah akan ramai dengan kunjungan keluarga besar pada momen tertentu.

Ruang Kreatif

Ruang kreatif wajib ada. Saya sering melihat di Instagram desain ruangan yang cocok sekali dengan ruangan yang saya impikan.

Di ruangan ini, proses kreatif bisa dilakukan, baik menulis, menggambar, journaling, membuat DIY, dan sebagainya. Oh satu lagi, di ruangan ini dindingnya berupa lemari buku dari lantai sampai langit-langit. Ya, supaya semua koleksi buku saya bisa dipajang rapi di lemari.

 

Tahun baru identik dengan resolusi baru kan ya? Maka sebelum tahun baru 2022, saya sudah membuat resolusi saya duluan. Iya, saya ingin sekali tahun depan bisa punya rumah idaman sederhana yang bisa saya tinggali dengan nyaman. Rumah yang akhirnya bisa membuat saya dan suami menetap dan tak lagi keluyuran ke mana-mana… hahaha.

 168 total views,  14 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here