Manfaat Pijat Bagi Kesehatan

Ce, pijat, yuk. Venny, adik ipar saya yang tinggal di Surabaya senang sekali mengajak saya pijat bareng. Kami berdua percaya ada banyak manfaat yang bisa kami dapatkan kalau pijat secara rutin. Sebulan sekali, kami bisa pijat 2-3 kali. Kenapa kami senang sekali pijat? Apa manfaat pijat bagi kesehatan? Ini pengalaman dan manfaat yang saya dapatkan dari rutin pijat.

Manfaat Pijat Bagi Kesehatan

Melancarkan Sirkulasi Darah

Pijat sudah sejak lama saya percayai bisa meningkatkan sirkulasi darah. Dengan pijat secara rutin maka aliran darah di tubuh menjadi lebih lancar. Efeknya, kaku-kaku di tubuh berkurang dan saya jadi jarang kesemutan juga.

Sering kesemutan bisa jadi tanda kalau peredaran darah tidak lancar loh. Nah, kalau peredaran darah lancar, otomatis sirkulasi oksigen juga jadi lebih baik di dalam tubuh.

Meningkatkan Imunitas Tubuh

Selain memperlancar sirkulasi darah, pijat secara rutin bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan pijat bisa membantu meningkatkan produksi sel darah putih yang berguna dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Benar kok ini. Dulu waktu rajin pijat, saya jarang terserang sakit. Malah sakit pinggang dan punggung karena sering bekerja dalam waktu lama pada posisi duduk, juga hampir-hampir tak saya rasakan.

Manfaat Pijat Bikin Bebas Stres

Pijat juga bisa membantu mengatasi stres. Tahu tidak kenapa? Karena pada saat kita pijat, tubuh menjadi rileks dan produksi kortisol (hormon penyebab stres) juga menurun. Suasana saat pijat juga bisa memberi pengaruh besar.

Kamar pijat yang diberi aroma terapi dan musik yang menenangkan akan sangat membantu menambah kenyamanan. Jadi efeknya dobel-dobel deh.

Tubuh nyaman dan pikiran serta perasaan jadi lebih tenang. Begitu tingkat stres bisa ditekan seminim mungkin, pikiran jadi lebih jernih dan bekerja pun bisa jadi lebih produktif.

Pijat Bermanfaat Bagi Penderita Atritis dan Osteoporosis

Jika memiliki penyakit atritis dan osteoporosis, pijat yang dilakukan secara rutin dan teratur bisa sangat membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri yang biasanya dirasakan penderita. Dengan pijat, kekakuan otot bisa dikurangi dan otomatis rasa sakit maupun nyeri tak lagi terlalu dirasakan.

Selain manfaat yang telah saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya ini, masih banyak sih manfaat lainnya (kalau kamu membaca berbagai kisah mengenai manfaat pijat).

Pastinya, pijat secara rutin juga bisa membantu membebaskan saya dari rasa pegal di bagian punggung atas, tangan, dan kaki, yang terjadi akibat bekerja dalam posisi duduk lama. Pijat juga bisa meredakan ketegangan otot akibat aktivitas olahraga yang berlebihan.

Kamu juga senang pijat seperti saya dan adik ipar saya? Kalau iya, boleh lho berbagi cerita tentang manfaat apa saja yang sudah kamu dapatkan dari kebiasaan pijat di kolom komentar. Oh ya, untuk kamu yang tinggal di Bintaro dan sekitarnya, baca juga pengalaman saya waktu pijat di NEST Family Reflexology Bintaro.

About the author

Hobi saya dalam hal kepenulisan menjadikan saya ingin selalu berkarya. Menciptakan ruang blog monicaanggen.com ini bukanlah sesuatu hal yang kebetulan gais. Sit, Enjoy, and Starting Read.. ^_^

13 pemikiran pada “Manfaat Pijat Bagi Kesehatan”

  1. Ya ampun… ngomongin tentang pijat, jadi pengen pijat. Tapi kadang suka kesulitan nyari tukang pijat, paling harus ke salon n spa

    Balas
  2. saya salah satu orang yang suka dipijat. rasanya tubuh jadi lebih rileks usai dipijat, pegal-pegal di tubuh pun hilang. ahh, jadi pengen dipijat lagi deh

    Balas
  3. Saya termasuk yang ‘tergantung’ dengan pijat badannya mba.
    Kalau badan mulai berasa agak kurang jelas, baru kembali enakan setelah dipijat.
    Apalagi setelah melakukan perjalanan, wajib pijat setelahnya 🙂 .

    Balas
  4. Saya merasakan manfaat pijat ini … syukurnya suami saya pandai memijat, jadi kalau pegel2, saya minta ke beliau saja. Jadinya saya terbiasa dengan tenaga laki2 (suami saya), pernah nyobain pijat yang tentunya tukang pijatnya perempuan, gak ada rasanya … susah nih tergantikan pak suami 😀 😀 😀

    Balas
  5. kepinginnya sih rutin di pijat seminggu 2x gitu mba, tapi siapa ya yang mau mijat wkwkwk

    Balas
  6. pas banget ini aku baca tulisan ini, aku kmrn mau pijet mba, eh tukang pijetnya full semua, sedih banget, padahal akutu pengen seminggu sekali dipijat, soalnya senin-jumat capek anter jemput anak2 sekolah

    Balas
  7. Seneng banget yang tinggalnya di pusat kota karena gampang akses layanan pijat kayak gini…
    Aku make pijat tradisional aja, itu juga agak jarang tergantung kebutuhana ja.

    Balas
  8. saya suka iri dengan orang yang menikmati nyamannya dipijat, saya juga sebenarnya pengen dipijat tapi gak tahan geli dan sakit, berasa badan kayak rontok kalau dipijat, mungkin karena gak terbiasa aja sih ya dipijat, heheh.

    Balas
  9. Oh iya, dengan pijat bisa bantu kurangi Atritis dan Osteoporosis?
    Ini buat Ibukku, kak Monic, tapi aku juga suka banget sama pijat.
    Jadi banyak manfaatnya selain bikin badan bugar dan fit.

    Balas
  10. Biasanya kalau habis bepergian, badan pasti pegel banget mba. Pertanda sudah waktunya ke spa untuk pijat dan body scrub. Wueenaakk banget memang kalau habis dipijat, peredaran darah jadi lancar dan bobok bisa angler. :))

    Balas
  11. jadi ingin dipijat apalagi lagi hamil trimester 3 kaya skrg hihi. klo pijat untuk penderita atritis dan osteoporosis harus dilakukan khusus oleh terapis ya. Jangan asal pilih tukang pijat.

    Balas

Tinggalkan komentar