Pernah mendengar tentang Toys Photography atau fotografi mainan?
Ketika membaca pengumuman di Facebook grup Kelas Blogger, saya sebenarnya belum tahu mengenai fotografi mainan ini. Basic saya adalah penulis buku dan nge-blog biasanya saya lakukan untuk iseng-iseng aja. Lalu, suami bilang kalau dia juga ingin nge-blog (dan kalau bisa jadi Blogger juga), dia meminta saya mengenalkannya ke teman-teman Blogger, yang kebetulan sebagian besar saya kenal melalui jejaring sosial. Alhasil, saya infokan mengenai Kelas Blogger ke-15 ini dan dia mau ikutan.
Peserta Kelas Blogger 15
Jadi, kami pun datang ke acara Toys Photography Kelas Blogger ke-15 yang diadakan hari Sabtu 26 April 2017, di Halaman Gedung Teater, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Acaranya dimulai sekitar pukul 8 pagi dengan pembicara seorang toys photographer, Rahmat Budiman (IG: @matetampan). Di acara ini, Mas Mate membagikan pengalaman dan pengetahuannya mengenai fotografi mainan, termasuk memberi tips-tips keren bagaimana cara menciptakan foto mainan hanya dengan menggunakan kamera ponsel.
Mate Tampan Lagi Bagi Tips Toys Photography
Toys photography sebenarnya konsepnya hampir sama dengan fotografi produk, yang dipergunakan untuk menunjukkan kelebihan suatu produk sesuai karakter produk tersebut. Bedanya, di dalam toys fotografi harus ada sentuhan emosi sehingga mainan itu terlihat hidup, tidak hanya menekankan kelebihan produk saja.

Siapa yang Bisa Menjadi Toys Photography?

Biasanya, para kolektor mainan. Tetapi, yang bukan kolektor mainan juga bisa menerapkan tips fotografi ini untuk foto produk.
Jadi, Apa Saja Tips Memotret Mainan Agar Terlihat Bagus dan Hidup?
  • Buat mainan terlihat hidup dengan cara membawa mainan keluar atau menambahkan setting/latar pendukung sehingga mainan seolah berada di dunia nyata.
Lorong Waktu Karyaku Menang Lomba Toys Photography
  • Tambahkan cerita. Setiap mainan memiliki latar belakang cerita sendiri, entah superhero, robot, mobil, dan sebagainya. Kita bisa membuatkan mereka cerita baru dengan latar/setting yang kita tentukan sendiri. Misalnya, mobil-mobilan yang berderet-deret panjang seolah mereka sedang terjebak kemacetan, atau satu figure Profesor Calculus yang berdiri sendirian seolah sedang menunggu seseorang.
Waiting for No One. Gambar: Instagram @matetampan
  • Buat mainan tampak manusiawi dengan mengatur angle-nya layaknya kita sedang mengambil foto orang (manusia hidup).
  • Bereksperimenlah dengan mengambil foto sebanyak-banyaknya, sesering mungkin, atau memadukan berbagai mainan, misalnya figure superman yang memanjat jendela karena takut bertemu kucing, dan sebagainya.
Memadukan Dua Figur. Sumber: Instagram @matetampan
  • Mas Mate juga memberikan tips lain di luar tips yang lain, yaitu sering-sering membawa mainan kita ketika jalan-jalan. Kita tidak akan pernah tahu, kapan kita melihat, menemukan, bahkan mendapatkan ide untuk memfoto mainan kita.
    Belajar dari fotografer lain akan sangat membantu. Ikuti berbagai workshop yang mereka adakan. Ikut komunitas fotografi untuk saling berbagi ilmu dan tips-tips. Kita juga bisa belajar dari melihat foto-foto yang telah diciptakan oleh fotografer lain.
  • Karena menggukan kamera ponsel, kita mudah untuk membagikan foto karya kita ke media sosial. Mengunggah karya ke media sosial akan dapat mengasah kreavitas kita. Terima masukan dan saran dari orang lain agar di foto berikutnya kita menjadi lebih baik.
  • Kamera ponsel apa pun bisa digunakan dalam hal ini, Kita tinggal mengenali saja keistimewaan masing-masing kamera ponsel itu, terutama letak kamera di ponselnya, apakah di tengah, di sisi kiri, atau di sisi kanan. Posisi kamera itu memiliki kegunaan masing-masing dalam pengambilan foto mainan.
  • Untuk foto luar ruangan, usahakan pengambilan foto dilakukan sekitar pukul 8 hingga pukul 11 pagi atau pukul 3 hingga 5 sore. Pada waktu itu, pencahayaan matahari sangat mendukung untuk menciptakan hasil foto yang bagus.

“Bisa aja kita lagi jalan-jalan, terus melihat lubang kecil saluran air, Lalu kita berpikir, ‘Ah, bagus, nih, kalau dijadikan setting untuk figur mainan kita,” kata Mas Mate. Itu sebabnya, ia selalu membawa kotak mainannya ke mana pun. Bahkan ia menunjuk salah satu pohon besar di dekat kami belajar dan sempat berpikir untuk mengambil foto mainannya di sana.

Para Peserta Sedang Berlatih Merakit Lego
Setelah selesai sesi ini, Mas Mate menyebar beberapa mainan Lego yang disponsori oleh @bricksIndonesia dan mainan dari @polidhouse. Peserta diminta mengambil foto mainan-mainan tersebut dan membagikannya ke media sosial masing-masing dengan memention @bricksindonesia #bricksindonesia serta @polidhouse #polidhouse. Tak lupa tentu saja memention @kelasblogger yang sudah memfasilitasi peserta untuk menambah ilmu keren.
Hasil Foto Peserta di Instagram Kelas Blogger

2,719 total views, 1 views today

SHARE
Previous articleWelcome Mei 2017
Next articleHore Saya Dapat NanoBlock dari Polidhouse

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here